Lampung
PMI Lampung Berkomitmen Terus Menebar Kebaikan Bagi Sesama
Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membuka Acara Puncak Gebyar Hari Ulang Tahun PMI ke-77 Tahun 2022, di Lampung City Mall, Bandarlampung, Sabtu (17/9/2022).
Acara tersebut bertemakan Terus Tebar Kebaikan. Dalam kesempatan itu juga diisi banyak kegiatan positif, seperti siger donor darah, cek kesehatan gratis, mewarnai PAUD dan TK, serta penampilan anak-anak thalasemia.
Selain itu, dilakukan penyerahan penghargaan kepada pendonor darah yang telah melakukan donor sebanyak 50 kali, Penampilan Juara Tiktok, serta undian dan doorprize bagi pendonor darah.

Adapun sejumlah undian yang disiapkan untuk memeriahkan Gebyar HUT PMI ke-77 antara lain TV 32 Inch, lima buah voucher kamar Golden Tulip Springhill, empat buah kartu E-Toll dengan nilai Rp500.000, lima buah voucher makan dan tiga buah voucher Prodia pemeriksaan kesehatan.
Sedangkan untuk doorprize diantaranya lima voucher breakfast, 100 botol sirup marjan, 10 tiket lembah hijau, 10 buah dispenser, 10 buah setrika, 6 paket susu zee, 20 paket Hi-C 1000, 6 paket madu nusantara, dan 6 goodie bag diabetasol.
Dalam kesempatan itu juga, Ibu Riana Sari Arinal melakukan launching pelayanan ambulance dan mobil jenazah gratis.
Riana Sari Arinal menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan pengurus, Dewan Kehormatan (DK), para relawan dan seluruh mitra PMI yang telah mendukung seluruh kerja kemanusiaan yang PMI Lampung lakukan, termasuk kegiatan pada hari ini.
Riana Sari Arinal berujar bahwa Palang Merah Indonesia didirikan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dibidang kemanusiaan, serta berkontribusi dan turut serta bersinergi dan menjadi mitra Pemerintah selama 77 Tahun.
“Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah, tentu banyak kendala dan tantangan yang harus kita hadapi. Namun Alhamdulillah dengan izin Allah SWT dan semangat Bapak/Ibu semua, Palang Merah Indonesia khususnya di Provinsi Lampung dapat terus berkontribusi positif dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Riana Sari Arinal.
Selain membantu penanganan apabila terjadi bencana dan pelayanan darah, Lanjut Riana Sari Arinal, PMI Provinsi Lampung juga terus bergerak melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan, seperti Vaksinasi COVID-19, Bantuan biaya pengobatan bagi masyarakat kurang mampu dengan penyakit kronis.
Kemudian, Operasionalisasi rumah singgah bagi pasien yang akan berobat ke Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek, Dan terakhir yang baru saja kita launching yaitu pelayanan ambulance dan mobil jenazah gratis.
“Semua itu dapat terselenggara berkat dukungan seluruh masyarakat. Dan Kedepannya kami akan terus berupaya menjadikan PMI Provinsi Lampung milik kita bersama dan dirasakan manfaatnya oleh kita semua,” ujar Riana Sari Arinal.
Ibu Riana juga menyampaikan pesan ketua Umum PMI agar terus bergerak bersama dengan terus menebar kebaikan. PMI di setiap tingkatan diharapkan terus mengedepankan kegiatan yang berfokus kepada layanan masyarakat dan terus menebar kebaikan atau manfaat bagi masyarakat banyak.

Sementara, Ketua Pelaksanaan Kegiatan Rudy Syawal mengatakan bahwa acara HUT PMI ke-77 berjalan lancar, aman dan meriah. Meskipun dibalut dengan sederhana, tapi tetap berdampak positif dan dirasakan masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan kali ini berjalan lancar. Adik-adik dari PAUD juga sangat senang dengan perlombaan mewarnai yang diadakan dalam memeriahkan HUT PMI ke-77 ini,” ucap Rudy.
Lanjut Rudy, kegiatan sosial yang diadakan dalam acara gebyar HUT PMI ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Seperti tersedianya cek gula darah dan kolesterol, serta layanan donor darah. (Gus)
Lampung
Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Pelaku Usaha, Begini Pesan Sekdaprov Marindo
Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Pelaku Usaha dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Hotel Santika Premier Bandar Lampung, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang menghadirkan Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerja Sama Internasional LKPP Dwi Rahayu Eka Setyowati tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UMKK) di Provinsi Lampung, agar dapat memperluas partisipasi dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Materi yang diberikan meliputi proses on boarding pelaku usaha, pemanfaatan kanal digital, peningkatan kapasitas, serta perluasan akses terhadap peluang pasar.
Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerja Sama Internasional LKPP Dwi Rahayu Eka Setyowati mengatakan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak hanya merupakan proses administratif belanja negara, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan pemberdayaan pelaku usaha.
“Pengadaan barang dan jasa harus dipandang sebagai bagian penting dari kebijakan pembangunan yang berorientasi pada hasil, di mana setiap rupiah belanja pemerintah harus memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dwi, peluang pasar pengadaan pemerintah sangat besar. Total Rencana Umum Pengadaan (RUP) nasional mencapai Rp722,7 triliun, dengan alokasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMKK) sebesar Rp376,71 triliun. Peluang tersebut terus berkembang seiring meningkatnya transaksi secara elektronik.
“Peluang pasar pemerintah nyata, besar, dan terus bergerak ke arah transaksi elektronik. Ini merupakan momentum bagi pelaku usaha daerah untuk memperluas partisipasi dan meningkatkan daya saing,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun ekosistem pengadaan yang sehat, kompetitif, profesional, dan berintegritas, serta menghindari praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. LKPP, lanjutnya, siap menjadi fasilitator dan mitra bagi pelaku usaha melalui pendampingan serta ruang komunikasi yang terbuka.
Sementara itu, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah.
“Di Provinsi Lampung, pengadaan barang dan jasa bukan sekadar proses administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah,” ujar Marindo.
Ia menjelaskan bahwa dari total APBD Provinsi Lampung Tahun 2026 sebesar Rp8,1 triliun, sekitar Rp3,4 triliun atau 42 persen dialokasikan untuk belanja pengadaan barang dan jasa. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2,6 triliun dapat diakses oleh para penyedia melalui belanja barang, pekerjaan konstruksi, maupun berbagai jenis jasa lainnya.

Marindo juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel melalui transformasi digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan konsolidasi harga terhadap barang-barang standar agar proses pengadaan lebih efisien, terukur, dan terhindar dari praktik manipulasi.
“Saya menekankan kepada seluruh pelaku usaha agar senantiasa menjaga integritas dan kepatuhan, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, serta memanfaatkan digitalisasi pengadaan dengan tetap memastikan kualitas dan ketepatan waktu,” tegasnya.
Menurut Marindo, peningkatan kapasitas menjadi kunci agar pelaku usaha, khususnya UMKK, mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi. Pemerintah Provinsi Lampung berharap pelaku usaha daerah dapat berkembang menjadi penyedia yang profesional, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
“Pemprov Lampung berharap semakin banyak pelaku usaha di Lampung yang mampu naik kelas, lebih profesional, inovatif, dan siap bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha daerah yang mampu memanfaatkan peluang pasar pengadaan pemerintah secara optimal, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Rls)

