Ruwajurai
Srikandi Gerindra Peduli Petani, Salurkan Benih Jagung di Lampung Tengah
Alteripost.co, Lampung Tengah-
Srikandi Gerindra Ir. Dwita Ria Gunadi, yang juga anggota Komisi IV DPR RI kembali menyalurkan Bantuan berupa 1.100 hektar benih jagung jenis Hibrida untuk Kabupaten Lampung Tengah.
Benih jagung hibrida NK22 sampai di kecamatan Putra Rumbia menggunakan 3 unit Truk Fuso dan langsung disalurkan melalui Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Ibu Sihyem, kepada masing-masing kelompok yg tersebar di 11 Desa di Kecamatan Putra Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah.
Dwita Ria berharap, benih jagung yang baik ini dapat bermanfaat bagi para petani penerima manfaat Bantuan Jalur Aspirasi DPR RI.
“Alhamdullilah sudah kita realisasikan, mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya, ikuti petunjuk dan arahan dari penyuluh pertanian di lapangan juga pendamping dari suplayer benih,” ujarnya.
Dwita Ria menghimbau, agar benih jagung ini diberikan asupan yang baik, supaya hasil panennya optimal.
“Benih jagung yg di diminta oleh kelompok tani adalah jenis hibrida NK 22 dan untuk mendapat hasil yg maksimal, pupuk harus diberikan juga sesuai rekomendasi jagung hibrida. Harga benih ini cukup mahal perkilo mencapai 43 rb rupiah. Benih jagung diturunkan di Kecamatan Putra Rumbia untuk 1.100 ha, dengan kebutuhan per ha 15 kg, artinya nilai bantuan ini sebesar 710 juta rupiah,” tambahnya.
Selain itu, Dwita Ria juga meminta agar Seluruh pihak terkait di daerah seperti Dinas Pertanian, UPTD, penyuluh, suplayer benih harus berkerja sama dalam memberikan pendampingan kepada kelompok tani. Karena hasil dari panen jagung di Kecamatan Putra Rumbia akan menjadi penyumbang bagi keberhasilan pertanian di Kabupaten Lampung Tengah. (Rls)
Ruwajurai
Ratusan Senjata Api dan Amunisi Dimusnahkan, Polda Lampung Perketat Pengawasan
Alteripost Lampung – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung mengamankan proses pemusnahan barang bukti berupa ratusan senjata api dan amunisi hasil penyerahan sukarela masyarakat di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan wilayah guna mencegah penyalahgunaan senjata api ilegal.
Pemusnahan dilakukan terhadap 166 pucuk senjata api yang terdiri dari 140 senjata api laras pendek dan 26 senjata api laras panjang. Selain itu, sebanyak 114 butir amunisi dari berbagai kaliber turut dimusnahkan.
Proses pengamanan dipimpin personel ahli Detasemen Gegana di bawah pimpinan Iptu Posler Sitanggang. Sebelum dimusnahkan, setiap senjata terlebih dahulu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada amunisi yang masih tersisa di dalam silinder maupun magasin sehingga proses penghancuran berlangsung aman sesuai prosedur.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, di antaranya Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso melalui Danden Gegana menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berdasarkan surat perintah resmi.
“Seluruh senjata yang dimusnahkan dipastikan sudah tidak dapat digunakan kembali sehingga tidak berpotensi disalahgunakan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Polda Lampung berharap pemusnahan barang bukti ini dapat menekan angka kriminalitas yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal maupun rakitan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin serta pentingnya peran aktif warga dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.(*)

