Connect with us

Politik

Ahmad Muzani: Kader Gerindra Mesti Istiqomah Kawal dan Perjuangkan Keinginan Rakyat

Published

on

Foto: Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani saat melangsungkan kegiatan Kundapil di Kalianda Lampung Selatan (istimewa)

 

Alteripost.co, Lampung Selatan-
Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Partai Gerindra dalam agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Desa Kuripan dan Desa Gayam, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (29/09/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Fraksi Gerindra DPR RI tersebut mengajak masyarakat setempat untuk meneladani kepahlawanan Raden Intan yang menurutnya selaras dengan nafas perjuangan partai besutan Prabowo Subianto.

Muzani sapaan akrabnya saat mengunjungi Lamban Balak yang merupakan Rumah Besar Adat Lampung, mengatakan bahwa perjuangan Raden Intan adalah bentuk kepahlawanan yang berakar pada semangat perjuangan melawan kesewenangan penguasa pada saat itu.

Masih kata Ahmad Muzani, dirinya meyakini pada saat ini semangat itu perlu dibangkitkan kembali salah satunya melalui partai Gerindra yang memang dikenal sebagai alat perjuangan oleh karena dekat dengan isu-isu kerakyatan.

“Partai Gerindra merupakan instrumen perjuangan, layaknya perjuangan Raden intan pada kala itu,” tutur Muzani.

Muzani juga berpesan kepada seluruh kader Gerindra khususnya di Lampung, untuk meneladani ketokohan pahlawan Raden Intan, serta terus berjuang bersama rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua MPR-RI itu mengingatkan kepada seluruh jajaran anggota Legislatif Fraksi partai Gerindra Lampung untuk terus istiqomah mengawal keinginan dan kebutuhan masyarakat Lamsel. Sebab, menurutnya kerja-kerja politik haruslah berbasis pada komitmen untuk menepatinya.

Perlu diketahui, Raden Intan sendiri merupakan pahlawan nasional asal Lampung yang diteladani kepahlawanannya karena kegigihan melawan penjajahan kolonial Belanda.

Turut hadir dalam agenda Kundapil Sekjen Ahmad Muzani diantaranya Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua OKK DPD Gerindra Lampung Fahrorrozi ST, jajaran pengurus DPC Gerindra Lampung Selatan serta Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading