Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Memberikan Insentif Kepada Sejumlah Guru Ngaji
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Memberikan Insentif kepada sejumlah guru ngaji yang telah membantu mengajarkan ilmu agama kepada sejumlah anak-anak dan masyarakat sekitar di wilayah Kota Bandar Lampung. Selasa (1/10/2022).
Eva Dwiana Walikota Bandar Lampung mengatakan, pembagian insentif dibagi dua tahap. Tahap pertama untuk 10 kecamatan dan tahap kedua untuk 10 kecamatan lainnya. “Hari ini kita membagikan guru ngaji 10 kecamatan, besok 10 kecamatan dan ini kita berikan insentif guru ngaji sebesar Rp.875 ribu per orang”.
“Adapun 10 kecamatan Penyerahan bantuan operasional guru ngaji di kecamatan : Panjang, BW, TBS, TBB, TBT, TBU, TKB, TKP, TKT dan Enggal”. Jelasnya.
Kemudian sarat penerimaan insentif guru ngaji dikota bandar lampung minimal dua tahun, itupun tidak boleh satu keluarga yang menerima insentif guru ngaji, ini sedang kami data kembali karna banyak aduan dari warga di kecamatan lain kalau ada yang satu keluarga semua guru ngaji. Ucap Bunda Eva sapaan akrabnya saat diwawancara.
Pemerintah Kota (Pemkot) membagikan insentif kepada sejumlah guru ngaji dengan melakukan penyeleksian, dengan kriteria minimal sudah mengajar ngaji minimal dua tahun. Ujarnya.
Bunda juga meminta kepada pihak kecamatan dan RT setempat, untuk melakukan pendataan secara akurat dan tepat sasaran, sehingga yang mendapatkan insentif adalah yang benar sudah mengajar ngaji minimal sudah dua tahun. Pungkasnya.
Disamping itu Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memberangkatkan umroh kepada sejumlah guru ngaji yang dianggap sepuh dan atas persetujuan bersama. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

