Connect with us

Lampung

Kontingen Kafilah Korpri Dilepas Gubernur Arinal, Tampil Maksimal dan Harumkan Nama Lampung

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas keberangkatan kontingen Kafilah Korpri Provinsi Lampung yang akan mengikuti Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) VI Korpri Tingkat Nasional Tahun 2022 di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, bertempat di Hotel Horison, Jumat (04/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Arinal melepas 17 peserta dan 9 pendamping. Peserta Kafilah MTQ yang merupakan PNS dan PPPK yang telah direkomendasikan dan ditetapkan sebagai peserta mewakili Provinsi Lampung yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

MTQ VI Korpri Tingkat Nasional Tahun 2022 dilaksanakan di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat selama 5 hari mulai tanggal 6 November 2022 hingga tanggal 13 November 2022.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan dukungan dan apresiasinya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Dewan Pengurus Korpri, saya menyambut baik dan mengapresiasi atas kesiapan kafilah dalam MTQ VI Korpri Tingkat Nasional,” ucapnya.

MTQ Korpri ini diharapkan dapat dipahami sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, juga diharapkan dapat mendorong semangat umat Islam dalam memahami, menghayati dan mengamalkan kandungan isi dari Al-Qur’an.

Gubernur berpesan kepada seluruh kafilah yang berangkat untuk menjaga nama baik provinsi Lampung, sehingga dapat mencerminkan kepribadian Provinsi Lampung yang baik selama penyelenggaraan berlangsung.

Pengiriman kafilah dalam MTQ ini juga merupakan bentuk perhatian kepada anggota Korpri yang memiliki kelebihan di bidang Tilawatil Quran. Para kafilah juga diharapkan dapat meresapi, makna dan tujuannya karena MTQ juga sejatinya dapat merubah dan membentuk pola pikir menjadi lebih baik dan sehat.

Sebagai bentuk perhatian Gubernur Lampung, dalam kesempatan tersebut juga memberikan tali asih sebesar Rp. 1.000.000 kepada seluruh kafilah yang mewakili Provinsi Lampung. Tali asih tersebut diserahkan secara simbolis kepada 7 orang perwakilan.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Ria Andari sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan ini merupakan bentuk dukungan dan motivasi dari Gubernur Arinal, kepada kafilah yang berangkat sebagai perwakilan ASN di Provinsi Lampung yang berangkat dalam MTQ VI Korpri Tingkat Nasional Tahun 2022 di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, serta beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Pemprov Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

RSUDAM Ukir Capaian Baru, Pengembangan Layanan Melalui Tindakan DSA

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mengukir capaian baru dalam pengembangan layanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan neurointervensi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperkuat layanan medis spesialistik berbasis teknologi modern, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah sesuai indikasi medis.

Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., mengatakan pengembangan layanan spesialistik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan di Lampung.

“Tentunya, saya berharap pengembangan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus mendukung tersedianya layanan medis yang lebih komprehensif di daerah, khusus di RSUDAM,” kata Lukman, Jumat (23/10/2026).

DSA Dukung Pemeriksaan Pembuluh Darah

Digital Subtraction Angiography (DSA) merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk menampilkan pembuluh darah secara terperinci dengan bantuan zat kontras dan pemrosesan citra digital.

Teknologi ini membantu dokter mengidentifikasi kelainan pembuluh darah dan menentukan pendekatan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan serta kondisi klinis pasien.

Dengan hadirnya layanan neurointervensi DSA, masyarakat Lampung diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan diagnostik dan intervensi pembuluh darah tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.

Meski demikian, pelaksanaan tindakan tetap bergantung pada hasil evaluasi medis, indikasi klinis, serta kesiapan fasilitas dan tim yang menangani pasien.

Pengembangan layanan ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pelayanan rujukan yang mengintegrasikan teknologi kedokteran, kompetensi tenaga medis, tata kelola, dan penerapan standar keselamatan pasien.

Didukung Tim Dokter Spesialis

Pelaksanaan neurointervensi DSA di RSUDAM didukung kolaborasi dokter spesialis neurologi dan bedah saraf, serta tenaga ahli dari RS Pleni Jakarta.

Tim medis yang terlibat terdiri atas:

dr. Alfi Rizky Medikanto, M.Sc., Sp.N., AIFO-K., FINA., dr. Izza Ayudia Hakim, Sp.N., AIFO-K., FISQua., FINA.; dr. Muhammad Yunus, Sp.BS., Fis., M.Kes.; dan dr. Fritz Sumantri Usman, Sp.N., Subsp. NIIOO(K)., FINS., FINA., dari RS Pleni Jakarta.

Kolaborasi lintas keahlian tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan layanan berteknologi tinggi.

Selain mendukung pelaksanaan tindakan, kerja sama ini juga membuka ruang penguatan kapasitas profesional tenaga medis dalam memberikan pelayanan sesuai kebutuhan klinis pasien.

Perkuat Layanan Rujukan di Lampung

Pengembangan neurointervensi DSA merupakan bagian dari langkah berkelanjutan RSUDAM dalam meningkatkan layanan unggulan, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana kesehatan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis spesialistik, rumah sakit rujukan dituntut terus mengembangkan kemampuan klinis dan meningkatkan akses terhadap teknologi kedokteran yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

Melalui pengembangan layanan ini, RSUDAM berupaya memperkuat perannya dalam sistem pelayanan kesehatan rujukan di Provinsi Lampung.

Ke depan, pengembangan layanan spesialistik diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan mengutamakan profesionalisme, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Lampung. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading