Lampung
Tipe-X Bakal Tampil di Lampung Fair, Harga Tiketnya Ekonomis Loh
Alteripost.co, Bandarlampung-
Senin (7/11/2022) ini mulai pukul 9 malam WIB, panggung utama even tematik tahunan pameran dagang, ekonomi bisnis, eksibisi produk unggulan daerah terbesar terlengkap di Lampung tahun ini: Lampung Fair 2022 di Lapangan Pusat Kebudayaan dan Olah Raga (PKOR) Way Halim Bandarlampung, bakal dihentak goyang ska, ska punk atau bahkan rock, oleh band papan atas Tanah Air, legendaris bentukan 10 September 1995 ini.
Band pionir genre ska masuk industri musik kita era 90-an, juara band favorit Festival Musik Alternatif di Menteng Jakarta 1995, kiprahnya bermusik dinilai berjasa besar buat ska dapat tempat di hati penikmat musik lewat debut album perdana Ska Phobia, diproduseri label Pops tahun 1999 meledak dengan singel Genit ini, bakal tampil dengan formasi lengkap.
Buat pengingat, publik genre musik yang namanya diambil dari bunyi kocokan gitar rhythm musik ini (selalu mengarah ke atas), moyang cikal bakal reggae dan rock steady, dan tak urung juga alami kocok ulang kala dikawinkan dengan genre punk, hardcore dan lainnya, awal munculnya juga diikuti demam fesyen khas dan lifestylist, yang mewabah dari genre asal Jamaika sejak 50-an ini: rambut klimis, pakaian rapi, ahaha!
So kawula muda Lampung, Kyay ganteng Atu cantik, goda bareng Muzzamil dari Media Center Lampung Fair, dan Stage Manager Lampung Fair Angga Martav, bagi perindu joget khas ska yang pada awal munculnya dulu acap disebut “pogo dance” ini, di Lampung khususnya, siap-siap!
“Tabikpuun! Warga Lampung semua. Ayo ke mari, ke Lampung Fair. Kunjungi, ramaikan, bergembira bareng keluarga, di sini. Belanja aneka produk unggulan UMKM di Anjungan 11 Kabupaten/Kota se-Lampung. Sebutin ya. Bandarlampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Metro, Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji,” ujar Juru Bicara Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung untuk Lampung Fair, Mico Periyandho, Senin.
Ketua DPP APINDO Lampung Ary Meizari Alfian didampingi sekretaris Dr (Cand) Yanuar Irawan, selaku penanggung jawab penyelenggara, juga Direktris PT Kagumi Utama Indonesia, Reza, selaku pelaksana Lampung Fair 2022, sama menjamin, publik ska Bumi Ruwa Jurai bakal tunai kerinduan, saat saksikan performansi band ska yang kendati usai bongkar pasang masih eksis diawaki vokalis Tresno Riadi, duo gitaris Yoss dan Billy dan Yoss, bassist Micky bass, Anto (trombone), dan Arie Hardjo (drum) ini. Tipe-X!
“Halo, kita dari..” sapa Tresno sang vokalis, disahuti cepat enam personil lain, “Tipe X..,” ujar kompak mereka, dalam tayangan video singkat seperti diunggah ulang akun ofisial media sosial Instagram @lampungfair_2022.
“Jangan lupa datang dan saksikan penampilan kita di acara Lampung Fair 2022. Yang akan diselenggarakan dari tanggal 29 Oktober sampai dengan 13 November 2022 di Lapangan PKOR Way Halim Bandarlampung. Tanggal 7 November 2022 kita akan main di sana… See you…!” ujar kompak mereka rapi, sekompak serapi busana keren yang mereka kenakan. Dikulik, video direkam disela mereka manggung di Yogyakarta, Sabtu malam 29 Oktober lalu.
Usai hari kedelapan, Minggu (6/11/2022), tiket Rp15 ribu, panggung Lampung Fair diisi penampilan band lokal Batas Senja, Senior High School, dan Zep Project. Serta ada pemilihan Muli Fashion Lampung Fair 2022.
Hari ini, Intimate Stage Lampung Fair juga menampilkan Gingsoul dan Fla Band. Dan pengunjung panggung utama Lampung Fair bakal dimanja dan takkan dibiarkan galau gamang, diajak lengkingkan “Kamu Nggak Sendirian”, dipandu langsung si empunya tembang. Tipe-X.
“Ada berapa banyak sih warga Lampung disini?? Coba mana suaranya!! Minggu depan kita bakal main di acara Lampung Fair 2022. Senin 7 November di PKOR Way Halim Lampung. Tiket presale sudah bisa kalian beli lewat aplikasi bbo.co.id, atau on the spot! Jadi gimana @xflampungallgenerasi @xfriendsbandarlampung @xfmetrolampung, dateng ngga nih??” bunyi “check sound” akun Tipe-X 5 hari lalu.
“Tiket hari ini seharga Rp20 ribu, cukup ekonomis loh. Beli di aplikasi digital BBO atau e-money pakai QRIS, atau cash money di Ticket Box dekat bundaran pintu utama PKOR Way Halim. Selamat khatong, selamat datang di Lampung Fair,” promo Ketua DPP APINDO Lampung Ary Meizari Alfian. (Rls)
Lampung
BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.
“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).
Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.
Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.
“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.
Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.
Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.
“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.
Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.
Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.
“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.
Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.
“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.
Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.
Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

