Bandar Lampung
Pemkot Dan Baznas Menyalurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Menyalurkan Bantuan Paket Sembako bagi Masyarakat Kurang Mampu di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung, Senin (21/11/2022).
Pemkot Kota Bandar Lampung Dan Baznas Menyalurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Ketua Baznas Kota Bandar Lampung Ismail Saleh menjelaskan, pembagian sembako itu dibagikan kepada 500 orang wajib penerima zakat.
“Kami membagikan 500 paket yang berisi lima kg beras, minyak satu kg, kornet, tepung terigu satu kg dan gula satu kg bagi warga penerima zakat yang ada di 20 kecamatan”. Terangnya.
Selain itu Eva Dwiana meminta Baznas, selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, untuk menyalurkan bantuan agar seluruh masyarakat kurang mampu lainnya mendapat bantuan dari pemerintah.
“Kalau Pemkot tidak bisa menjangkau ke mana-mana (masyarakat belum mampu), lalu Baznaslah yang bisa ke mana mana, agar bantuan itu tepat sasaran bagi warga yang benar benar membutuhkan nya”. Kata Walikota Eva Dwiana.(*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

