Connect with us

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Dan BKKBN Anggarkan Rp.7,4 Milyar Untuk Mengatasi Permasalahan Penurunan Stunting

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) anggarkan Rp 7,4 milyar untuk mengatasi permasalahan penurunan stunting di wilayah setempat.

“Harapan kita, khususnya untuk stunting ini, insyaallah kami akan fokus, terutama untuk semua program-programnya Kota Bandar Lampung. Bantuan sudah kita siapkan sekitar 7 milyar,-an”. Kata Walikota Bandar Lampung, Eva Diwana di Aula Gedung Semergou. Senin (6/2/2023).

“Kedepan ingin membeli salah satu mobil KB, (itu) bukan hanya untuk pelayanan KB, tapi juga penyuluhan kesehatan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung, berharap bisa menurunkan jumlah masyarakat stunting di Kota Bandar Lampung pada tahun 2023 ini”. Ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, Kota Bandar Lampung bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam menangani permasalahan stunting. “Karena Kota Bandar Lampung angka stuntingnya bisa menurun secara drastis, dari sebelumnya 19 persen sekarang sudah 11,1 persen. Sehingga ini penurunannya dapat dikatakan luar biasa”.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading