Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Menganggarkan 3M Untuk Membangun 2 Unit Puskesmas Tahun 2023
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menganggarkan Rp.3 miliar untuk membangun dua unit Puskesmas pada tahun 2023.
Kepala Dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan mengatakan, bahwa gedung puskesmas akan dibangun di Kelurahan Sukarame dan Kebon Jeruk. Kedua fasilitas kesehatan tersebut tidak menyediakan layanan rawat inap, dan puskesmas hanya untuk layanan pengobatan dan kesehatan.
“Untuk membangun kedua puskesmas itu pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp.3 miliar. Anggaran itu hanya untuk kebutuhan pembangunan gedung tidak termasuk peralatan dan perlengkapan, untuk perlengkapan biasanya Dinas Kesehatan (Dinkes) yang melakukan pengadaan,” kata Iwan. Selasa (7/2/2023).
Menurutnya, pihaknya saat ini sedang melakukan penyusunan rencana umum pengadaan (RUP). Selanjutnya pengerjaan gedung akan dilelang pada Maret 2023 dan kedua bangunan ditargetkan selesai pada tahun ini. Sehingga masyarakat bisa segera mengakses dan menggunakan layanan kesehatan. Terangnya.
“Maret mulai kami lelang, masa lelang biasanya satu bulan, setelah itu langsung dikerjakan”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

