DPRD
Coklit Data Pemilih, Aprilliati Harap Pantarlih Bekerja Optimal
Alteripost.co Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Aprilliati disambangi Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (Pantarlih) di kediamannya, Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung, Senin (13/2/2023).
Pantarlih mengunjungi kediaman Aprilliati bertujuan melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dalam rangka menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Aprilliati mengatakan, pelaksanaan Coklit dilakukan pertamakali kepada pejabat publik di wilayah masing-masing. “Jadi pelaksanaan Coklit ini diawali oleh pejabat publik yang ada di daerah setempat, seperti di Kelurahan Pematang Wangi, Tanjung Senang ini dimulai oleh saya,” kata Aprilliati.
Aprilliati mendukung pelaksanaan Coklit Pemilu 2024 dan mengimbau kepada penyelenggara Pemilu agar dapat bekerja secara optimal.
“Saya minta kawal pesta demokrasi 2024 mendatang, dan juga independensi objektifitas penyelenggara harus benar-benar ditegakkan,” tambah Aprilliati.
Ia berharap kepada masyarakat untuk selalu mendukung penuh pelaksanaan Coklit data pemilih Pemilu 2024 ini, sehingga Pemilu berjalan lancar dan damai hingga terwujudnya pesta demokrasi.
“Dukungan masyarakat juga sangat penting untuk pelaksanaan Coklit ini karena petugas akan datang dari rumah ke rumah, kalau masyarakat mendukung otomatis petugas Coklit juga akan maksimal menjalankan tugasnya dalam mengawal pesta demokrasi 2024 mendatang,” tandasnya. (*)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

