Lampung
Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung Serahkan Bantuan dan Tali Asih Kepada Sejumlah ASN Purna Bakti
Alteripost.co Bandar Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung menyerahkan Bantuan dan Tali Asih dalam kegiatan Korpri Ramadan Berbagi, di Balai Keratun Lt.III, Rabu (12/4/2023).
Pemberian bantuan dan tali asih, menurut Sekdaprov Fahrizal Darminto, merupakan salah satu bentuk perhatian dan kebersamaan serta kepedulian Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Lampung terhadap anggotanya serta untuk meningkatkan tali silaturahmi.
“Jangan dilihat dari nilainya, itulah bentuk ikatan batin dan kepedulian kita sebagai satu Korps. Meskipun Bapak Ibu sudah pensiun, tetap menjadi bagian yang utuh dari keluarga besar pegawai negeri dan purna bakti pegawai negeri,” kata Sekdaprov.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Sekdaprov juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh purna bakti atas dedikasi yang telah diberikan kepada pemerintah dan masyarakat selama ini.
“Semoga apa yang telah kita kerjakan selama menjadi pegawai, dicatat Allah SWT sebagai amal ibadah kita semua. Kalau didalam kita bertugas, kita pernah membuat suatu kebijakan atau program yang kita dedikasikan dengan pikiran yang bersih sebagai sesuatu untuk pembangunan, semoga itu juga dicatat sebagai amal perbuatan yang nilainya sama dengan amal jariyah,” pungkas Sekdaprov.
Sementara itu, Plt Kepala BKD Provinsi Lampung Meiry Harika Sari menyebutkan, salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan tali silaturahmi dan sebagai bentuk komitmen jajaran Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung untuk memberikan kesejahteraan dan penghargaan kepada anggotanya.
Dalam kegiatan ini, diberikan sejumlah bantuan dan tali asih dengan rincian :
– Pemberian tali asih sebesar Rp 1 juta dan Piagam Penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah memasuki masa purna bakti periode Maret dan April 2023 sebanyak 104 orang
– Pemberian santunan kepada keluarga ahli waris anggota Korpri yang meninggal dunia 15 orang, dengan rincian ASN yang meninggal dunia sejumlah 13 orang kepada ahli warisnya diberikan santunan sebesar Rp 2 juta. Bagi Suami/Istri ASN yang meninggal diberikan santunan sebesar Rp 1 juta.
– Pemberian paket sembako bagi PNS Golongan I di lingkungan Pemprov Lampung sebanyak 63 orang
– Penyerahan bantuan bagi putra/putri PNS yang berprestasi sebesar Rp 500 ribu. (*).
Lampung
BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.
“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).
Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.
Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.
“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.
Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.
Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.
“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.
Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.
Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.
“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.
Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.
“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.
Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.
Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

