Connect with us

Lampung

Wagub Chusnunia Doa Bersama Ratusan Kader

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim bersama ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan do’a bersama menyambut Peresmian Markas Besar PMII, di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Selasa (11/04/2023) sore.

Pada kesempatan itu, Wagub Chusnunia berharap kegiatan tersebut, menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadhan bagi para kader.

“Kita berharap agar proses pembangunan Markas Besar pusat PMII dapat berjalan dengan baik,” ujar Chusnunia.

Chusnunia yang merupakan alumnus PMII mengungkapkan, kegembiraannya dapat bersama sama terlibat dalam proses pembangunan markas besar PMII. Dia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi karena telah turut serta memberikan dukungan, bantuan dan berkontribusi terhadap program organisasi PMII dalam mencetak kader.

Chusnunia juga mengungkapkan, bahwa PMII diibaratkan sebagai sebuah terminal yang menjadi tempat berkumpul dan pemberangkatan. “PMII harus bisa mengoordinir dan memberangkatkan kader, menjadi kader yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Chusnunia berharap proses pembangunan markas besar PMII berjalan dengan lancar dan tanpa halangan.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Ahmad Hadi Baladi menjelaskan bahwa acara ini merupakan langkah baik untuk menyambut peresmian markas besar yang InsyaAllah akan dilaksanakan tanggal 17 April 2023 bertepatan pada Harlah PMII Ke-63 dengan tema ‘Penggerak Bangsa Memimpin Nusantara’. “Kedepannya markas besar ini akan sangat berguna untuk kita merancang gerakan, mengkaji kondisi sosial kebangsaan, berdiskusi, ngaji, belajar, dan sebagai central komunikasi” ujarnya.

Selanjutnya kegiatan dilakukan dengan sarasehan dari senior maupun alumni PMII Lampung. Dalam kesempatan itu, hadir pula Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah, Ketua Harian KNPI Lampung Wawan Sah, Sekretaris KNPI Provinsi Lampung Eka Setiawan, Anggota DPRD Provinsi Lampung Jauharoh Hadad, Fatikhatul Khoiriah Mantan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Drs.Murni Rizal, M.Si Sekretaris Mabinda PMII Lampung. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading