Connect with us

DPRD

Ni Ketut Dewi Nadi Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga ke Masyarakat di Lamteng

Published

on

Alteripost.co Lampung Tengah – Ni Ketut Dewi Nadi menyelenggarakan sosialisasi Perdaturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga, di Kampung Reno Basuki Kecamatan Rumbia Lmapung Tengah, Jumat (5/5/2023).

Ni Ketut Dewi Nadi mengatakan bahwa upaya peningkatan ketahanan keluarga di kabupaten Lampung Tengah saat ini merupakan sesuatu yang sangat mendesak untuk dilaksanakan.

“Karena masih tingginya kasus perceraian di Lampung Tengah. Bahkan dibandingkan kabupaten kota se Provinsi Lampung. persentase kasus perceraian di Lampung Tengah menduduki peringkat tertinggi,” jelas Dewi nadi.

Sementara I Komang Koheri SE dalam sambutannya mengatakan bahwa ada 5 kunci membangun ketahanan keluarga agar terwujud keluarga yang harmonis.

“Pertama mewujudkan kehidupan beragama keluarga, dua, peningkatan pendidikan, tiga, kesehatan keluarga yang terjaga, empat, ekonomi keluarga yang stabil, dan lima hubungan fungsional yang seimbang, serasi, selaras dan komunikatif antar keluarga dan lingkungan,” terangnya.

Ni Made Winarti selaku narasumber kedua yang juga Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Fraksi PDI Perjuangan mengatakan. “Saat ini di Lampung Tengah telah berupaya mendorong peningkatan ketahanan keluarga tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Pencegahan Perkawinan pada Usia Dini,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading