Lampung
Sosialisasi Pelatihan Petugas Haji Daerah 2023, Gubernur Arinal Minta Berikan Pelayanan Optimal kepada Seluruh Jemaah Haji
Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Petugas Kloter dan Petugas Haji Daerah berikan pelayanan optimal kepada seluruh jemaah haji. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam Acara Sosialisasi Pelatihan dan Pembinaan Pelayanan Petugas Kloter dan Petugas Haji Daerah Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Lampung Tahun 2023, di GrandBallroom Golden Tulip Springhill Bandar Lampung, Senin (15/5/2023).
Gubernur Arinal menjelaskan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh umat Islam sekali dalam seumur hidup. Oleh karena itu, penyelenggaraan ibadah haji harus dilakukan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, dengan tujuan untuk meraih ridha Allah SWT.
“Saya berharap kiranya para petugas kloter dan petugas haji daerah, selalu menjalankan tugasnya dengan optimal dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada jamaah haji,” ujar Gubernur Arinal.
Gubernur Arinal menyampaikan bahwa jemaah calon haji tahun ini lebih banyak di dominasi oleh jamaah lansia. Oleh karena itu, peran dan tanggung jawab kita sebagai petugas menjadi semakin penting dalam menyediakan pelayanan yang terbaik bagi mereka. Berikan perlakuan yang ramah, penuh kasih sayang, dan hormat kepada jamaah lansia.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal menyampaikan beberapa hal yang menjadi penekanan, antara lain:
Pertama, Saya minta agar kabupaten/kota menyiapkan transportasi dan konsumsi serta akomodasi bagi jamaah calon haji kabupaten/kota masing-masing.
Kedua, kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi maupun kabupaten/kota, agar dapat membagi kloter jamaah calon haji per kabupaten/kota, dengan memperhatikan jumlah kuota, sehingga tidak terpisah sesama kabupaten/kota. Persyaratanpersyaratan Jamaah Calon Haji, mulai dari dokumen keimigrasian, kesehatan, hingga perlengkapan lainnya agar dicek ulang, sehingga tidak ada kendala di Arab Saudi nanti.
Ketiga, kepada tim kesehatan, baik Dinas Kesehatan maupun KKP, agar segera melakukan antisipasi masalah kesehatan seluruh jamaah.
Keempat, kepada petugas haji daerah, diminta agar benar-benar melayani jamaah haji dengan tulus dan ikhlas.
Dalam kesempatan yang sama, Karo Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Lampung, Ria Andari, melaporkan bahwa Tahun 2023 jumlah jamaah Haji Provinsi Lampung berjumlah 7.140 jemaah, terdiri dari Jamaah Haji Reguler 7.006 Jamaah, petugas Kloter 90 orang dan Petugas Haji Daerah 44 orang dengan jumlah 19 kloter.
Keberangkatan pertama tanggal 23 Mei 2023 dan Keberangkatan terakhir pada tanggal 13 Juni 2023, sedangkan untuk Kepulangan Pertama tanggal 5 Juli dan Terakhir pada tanggal 26 Juli 2023 tiba di Indonesia.
Lanjut, Rian Andari menjelaskan Sosialisasi Pelatihan dan Pembinaan Pelayanan Petugas Kloter dan Petugas Haji Daerah Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Lampung Tahun 2023 bertujuan untuk memberikan pembekalan dan koordinasi antara Petugas Kloter dan Petugas Haji Daerah.
Untuk diketahui, jumlah jemaah lansia sebanyak 359 orang dengan rincian yang paling tua berusia 96 tahun. (*).
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

