Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Hadiri CJH Dengan Tema “Menuju Layanan Haji Ramah Lansia”

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung menggelar pembinaan manasik haji bagi calon jamaah haji (CJH) tingkat Kota. Selasa (16/5/2023) di Auditorium Masjid Agung Al-Furqon Teluk Betung Bandar Lampung.

Bimbingan Manasik Haji Kemenag Kota Bandar Lampung kali ini Tahun 1444H/2023 M, mengambil tema “Menuju Layanan Haji Ramah Lansia”.

Kepala Kemenag Bandar Lampung Drs. Hi. Makmur, M.Ag mengatakan, bimbingan dan pembinaan manasik haji secara massal tingkat Kota Bandar Lampung ini diselenggarakan, mulai 16-17 Mei 2023 di Lingkungan Masjid Al-Furqon dan bimbingan secara kelompok, yang akan diselenggarakan pada 18-25 Mei 2023 di 12 Kecamatan sesuai dengan domisili masing-masing.

Dari 1303 CJH yang sudah melakukan pelunasan, untuk jamaah termuda adalah berusia 19 tahun asal TBB dan tertua adalah berusia 92 tahun berasal Tanjung Karang Barat.

Jemaah calon haji Bandar Lampung akan dibagi dalam lima kloter. Kloter pertama sebanyak 385 orang akan berangkat pada 27 Mei 2023 ujar Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana juga mengatakan, dalam sambutannya agar para jamaah dapat mendengarkan dengan baik arahan dan bimbingan dari Kanwil Kemenag agar perjalanan haji berjalan lancar dan mencapai haji yang mabrur.

Bunda Eva dalam sapaan akrabnya juga berharap, agar para jamaah haji selalu menjaga kekompakan, kebersamaan dan saling peduli 1 sama yang lain sehingga mencapai kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan Ibadah.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Bandar Lampung Usia 344 Tahun, Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Ditekankan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

Grahapost Bandar Lampung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, selama 344 tahun perjalanan sejarahnya, Bandar Lampung telah berkembang menjadi gerbang Pulau Sumatra yang strategis sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan di Provinsi Lampung.

Menurut Eva, capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota.

Pada HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema *“Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas.”* Tema tersebut mencerminkan tekad menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.

“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.

Ia menegaskan, berbagai program pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan.

Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Bandar Lampung yang kini memasuki usia ke-344 tahun. Menurutnya, Bandar Lampung telah menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung sekaligus simbol perkembangan daerah di Pulau Sumatra.

“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.

Gubernur berharap Bandar Lampung terus berkembang menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun pendatang. Ia juga menilai Bandar Lampung sebagai salah satu kota paling maju di Sumatra yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Serta memperluas lapangan pekerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tandas. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading