Connect with us

Berita Utama

Harga Gabah di Lampung Melambung Tinggi, Perpadi Dorong Pemerintah Hadirkan Solusi

Published

on

Foto: Ketua Perpadi Lampung Midi Iswanto saat menerima kunjungan dari rombongan Perpadi Lampung Selatan (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) hadir dalam menyelesaikan persoalan harga gabah yang saat ini melambung tinggi serta keluar dari Lampung.

Karena apabila hal itu tidak segera ditindaklanjuti Pemda, maka persoalan ini akan menyebabkan inflasi.

Ketua Perpadi Lampung Midi Iswanto mengatakan, penyerapan gabah petani pada musim panen raya Maret-April ini dikeluhkan oleh semua anggota Perpadi. Pasalnya, harga tinggi dan ada gabah yang keluar Lampung.

“Khususnya situasi kondisi perberasan ya, kondisi perberasan yang ada di Lampung Selatan khususnya para pelaku-pelaku penggilingan yang ada di Lampung Selatan bahwa tadi dilaporkan teman-teman ini di Lampung Selatan ini penggilingan pabriknya pada macet, karena gabah banyak keluar Lampung, karena ada yang membeli dengan harga lebih tinggi,” kata Midi Iswanto.

Oleh sebab itu, sebagai solusinya Perpadi juga meminta agar setiap pemerintah daerah ikut mengawasi penyerapan gabah dari petani ini.

“Apalagi memang ada Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2017 yang menyatakan bahwa padi atau gabah tidak boleh keluar dari Lampung,” kata dia.

“Sebenarnya Lampung ini mampu bisa ekspor, tapi kalau ini keluar Lampung dalam bentuk gabah atau padi, nanti ujungnya Bulog kosong. makanya harus ada win-win solution,” tegasnya.

Sementara itu, Penasehat Perpadi Lampung Selatan, Hipni, mengatakan bahwa harga gabah melambung tinggi ini dirasakan sudah 2 musim.

“Karena ada perusahaan dari pulau Jawa masuk ke Lamsel dan mengambil semua padi itu dari petani, dengan cara turun ke sawah secara langsung. Dan di Mesuji itu keluarnya ke OKU,” kata Hipni yang juga mantan Cabup Lamsel itu.

Maka pihaknya meminta agar Perda nomor 7 Tahun 2017 itu harus ditegakkan.

“Berdasarkan Perda itu bahwa gabah tidak boleh keluar dari Lampung. Kecuali dalam bentuk beras,” kata dia.

Saat ini harga gabah di Lamsel rata-rata sudah di angka 6,1- 6,4 ribu per kg.

“Dengan kondisi begini dampaknya bisa ke yang lain yakni inflasi. Makanya harus ada keseimbangan antara harga gabah dengan harga beras. Beli harga 6 ribuan kemudian menjual dalam bentuk beras di angka 10 ribuan. Ini kan gak seimbang,” kata dia.

Selain itu juga, para anggota Perpadi ini juga pada macet, karena mereka meminjam uang di Bank untuk tambahan modal.

“Rata-rata ini memakai Perbankan untuk pinjam duit bahkan ke bos katul. Nah bos katul juga macet sekarang ini. Maka pemerintah diminta hadir, dengan adanya perda nomor 7 tahun 2017,” ucap Penasehat Perpadi Lamsel itu. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

KPU RI Tetapkan Pasangan Prabowo – Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

Published

on

Foto: Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029

 

Alteripost.co, Nasional-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menjadi pemenang Pilpres 2024. Penetapan dilakukan setelah KPU menyelesaikan Rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres 2024.

Hasil Pilpres 2024 tersebut ditetapkan berdasarkan berita acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024. Hasil Pilpres 2024 langsung diumumkan setelah KPU merampungkan rekapitulasi nasional dan rapat pleno pada Rabu (20/3/2024).

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengatakan bahwa hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 38 provinsi dan 128 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Total keseluruhan suara sah nasional sebanyak 164.227.475.

“Hasil Pemilihan Umum secara nasional sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu sampai dengan Diktum Kelima ditetapkan pada hari Rabu tanggal 20 bulan Maret tahun 2024 pukul 22.18.19 menit WIB,” kata Hasyim Asy’ari di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu malam.

Hasyim mengungkapkan pasangan Prabowo-Gibran meraih 96.214.691 suara. Sementara itu, lanjut dia, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 40.971.906 suara, sedangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 27.040.878 mendapatkan suara.

Adapun total surat suara sah, menurut dia, berjumlah 164.227.475 suara.

Berikut perolehan suara nasional Pilpres 2024:

– Anies-Cak Imin 40.971.906 suara
– Prabowo-Gibran 96.214.691 suara
– Ganjar-Mahfud 27.040.878 suara

Pasangan Prabowo-Gibran unggul di 36 provinsi. Sedangkan pasangan Anies-Cak Imin hanya unggul di 2 provinsi lainnya.

Dengan demikian, KPU menyatakan pasangan calon Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading