Bandar Lampung
Eva Dwiana Secara Resmi Membuka Bandar Lampung Expo 2023
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Eva Dwiana secara resmi membuka Bandar Lampung Expo 2023 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung ke 341, di lapangan Saburai Enggal Kota Bandar Lampung. Minggu (11/6/2023) malam.
Dalam laporan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bandar Lampung Iwan Gunawan mengatakan, Bandar Lampung Expo ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dengan transaksi dan masuknya investor. Selain itu Bandar Lampung Expo juga bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil pembangunan yang di capai Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
“Diharapkan perhelatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk memupuk persatuan dan kesatuan, untuk membangun Kota Bandar Lampung”. Jelasnya.
Disampaikan Iwan Gunawan, sebanyak 116 stan yang berpartisipasi dalam Bandar Lampung Expo yang terdiri dari stan dari OPD, perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. Kemudian stan UMKM 30 dan stan usaha ekonomi kreatif sebanyak 10. “Dengan Total sebanyak 116 stan ini diharapkan akan tercapai perputaran uang Rp 1,5 miliar”. Urai Iwan Gunawan.
Walikota Eva Dwiana menyebut digelarnya Bandar Lampung Expo 2023 yang digelar dari tanggal 11 hingga 18 Juni ini dapat membangkitkan perekonomian di Kota Bandar Lampung.
“Kegiatan ini bunda harapkan, dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sektor perdagangan, ekonomi kreatif, UMKM yang berkualitas untuk menampilkan karya terbaik”. Terangnya.
Lanjut Walikota, pandemi Covid-19 yang lalu berimbas pada keuangan Kota Bandar Lampung. Namun di tahun 2023 bisa bangkit menjalankan program dan pembangunan Kota Bandar Lampung, di 2023 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bandar Lampung dapat naik dengan diadakannya Bandar Lampung Expo ini. Harapnya.
“Dengan terus membaiknya PAD pembangunan dan kesejahteraan masyarakat akan terjamin”. Pungkas Walikota.(*).
Bandar Lampung
Bandar Lampung Usia 344 Tahun, Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Ditekankan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Grahapost Bandar Lampung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, selama 344 tahun perjalanan sejarahnya, Bandar Lampung telah berkembang menjadi gerbang Pulau Sumatra yang strategis sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan di Provinsi Lampung.
Menurut Eva, capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota.
Pada HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema *“Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas.”* Tema tersebut mencerminkan tekad menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.
“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.
Ia menegaskan, berbagai program pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan.
Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Bandar Lampung yang kini memasuki usia ke-344 tahun. Menurutnya, Bandar Lampung telah menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung sekaligus simbol perkembangan daerah di Pulau Sumatra.
“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.
Gubernur berharap Bandar Lampung terus berkembang menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun pendatang. Ia juga menilai Bandar Lampung sebagai salah satu kota paling maju di Sumatra yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Serta memperluas lapangan pekerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tandas. (*)

