Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Membuka Acara Seremonial Launching UHC
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka Acara Seremonial Launching Universal Health Coverage (UHC) Kota Bandar Lampung Tahun 2023. Senin (21/8/2023) di Aula Gedung Semergou.
Deputi Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan wilayah III Yudi Bastia menyampaikan, Keikutsertaan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bandar Lampung mencapai 96% dalam launching Universal Health Coverage (UHC) Program Jaminan Kesehatan Nasional Kota Bandar Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam sambutannya mengatakan, UHC ini serupa dengan program Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot) . Agar tercapai pemerataan akses kesehatan, selalu koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung untuk sosialisasi warga mana yang belum mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
“Masyarakat yang belum mendapatkan segera melaporkan ke lurah, Jaminan kesehatan ini sama dengan Jamkeskot. Pentingnya JKN dalam hal ini BPJS yakni apabila ada warga Bandar Lampung yang tidak bisa ditangani oleh rumah sakit yang ada di Kota Bandar Lampung, maka dengan BPJS masyarakat Bandar Lampung dapat merujuk ke rumah sakit pusat atau Jakarta. Manfaatnya cukup baik, untuk kesehatan masyarakat semua nya. Jelasnya.
Pemkot Bandar Lampung resmi meluncurkan Universal Health Coverage. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap orang dalam populasi wilayah memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan, hal ini juga sebagai bentuk komitmen pemkot dalam menyediakan pelayanan dasar di sektor kesehatan bagi masyarakat. Pungkasnya. (Ta).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

