Lampung Selatan
Pemkab Lamsel Gelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak
Alteripost.co Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II yang digelar di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Selasa (22/8/2023).
Deklarasi Damai yang diikuti 138 calon kepala desa dari 42 desa di 13 kecamatan itu dalam rangka mewujudkan situasi kondisi yang aman, damai, sehat, dan kondusif menjelang pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar pada 31 Agustus 2023 mendatang.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Eka Riantinawati menyampaikan, maksud dilaksanakannya deklarasi damai itu agar unsur yang terlibat dalam Pilkades serentak dapat berkomitmen menciptakan situasi yang sejuk dan damai.
“Agar semua unsur yang terlibat dapat menjalankan Pilkades dengan jujur, adil dan menjunjung tinggi sportivitas persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Eka selaku ketua pelaksana.
Lebih lanjut Eka menyampaikan, deklarasi damai tersebut juga bertujuan agar Pilkades serentak gelombang II di Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan dengan aman, damai dan ceria.
“Dengan ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang amanah serta menjadi suri tauladan bagi desanya masing-masing,” ujar Eka Riantinawati.
Pada kesempatan itu, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Inf Fajar Akhirudin berpesan kepada para penyelenggara dan calon kepala desa untuk bersama menciptakan situasi damai.
“Mari bersama kita ciptakan situasi damai di Kabupaten Lampung Selatan. Ingat jangan korbankan keluarga kita, saudara, dan masyarakat, hanya karena ambisi dan keinginan sesaat,” pesan Dandim 0421/Lampung Selatan.
Dikesempatan sama, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengingatkan calon kepala desa agar menjadi pemimpin yang baik yang menjunjung tinggi sportivitas.
“Mari kita menjadi pemimpin yang baik setelah Pilkades Serentak di tahun 2023 ini. Bisa ya bapak ibu sekalian,” ucap Kapolres Lampung Selatan.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, deklarasi damai itu harus mampu mewujudkan kampanye Pilkades yang damai, aman dan tertib, yang dituangkan dalam ikrar bersama.
“Sikap bersama ini mengandung makna bukan sekedar formalitas dan seremonial belaka. Tetapi lebih memiliki makna untuk mempertegas sikap peserta Pilkades yang berintegritas,” ujar Nanang.
Nanang juga mengatakan, seluruh peserta yang hadir dalam deklarasi damai tersebut menjadi saksi untuk penegakan pembangunan demokrasi di Kabupaten Kabupaten Lampung Selatan.
Sehingga melalui pesta demokrasi Pilkades akan melahirkan pemimpin yang berkualitas, bertanggungjawab, dan jujur.
“Saya berpesan kepada seluruh calon kepala desa untuk dapat bersaing dengan jujur dan adil serta tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Nanang.(*)
Lampung Selatan
Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka
Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.
Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.
Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.
Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.
Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.
Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.
Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.
Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.
Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.
Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).
Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.
Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.
Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

