Ekonomi dan Bisnis
Fasilitas Bank Lampung L-online Lebih Cepat dan Pas Dengan BI Fast
Alteripost.co Bandar Lampung – Ada kabar gembira dari Bank Lampung. Mulai 1 September 2023, fasilitas transfer antar Bank di L-online lebih cepat dan pas, dengan BI Fast. Layanannya dapat dilakukan 24 jam, proses transfer cepat dan real time.
“Bank Lampung mendukung program Bank Indonesia untuk memudahkan nasabah melakukan transaksi antar bank dengan biaya rendah. Dimana kini fasilitas transfer antar Bank di L-online telah menggunakan BI Fast” ujar Edo Lazuardi Humas Bank Lampung.
Dengan demikian jika sebelumnya transfer antar bank melalu mobile L.online dikenakan biaya Rp6.500 dengan ada by BI fast maka hanya Rp2.500. Segera download/update L-online versi 1.9.00. Tersedia di Playstore dan Appstore. Setelah melakukan update, berikut tutorial melakukan transfer antar Bank.
Edo juga menjelaskan, terdapat 2 cara untuk memanfaatkan fitur ini. Yaitu dengan menggunakan Nomor Rekening dan Proxy BI-Fast. Berikut tutorial yang perlu diketahui nasabah Bank Lampung yang akan menggunakan nya.
1. Tutorial transfer antar Bank dengan BI Fast
Pada Menu Utama
– Klik menu Transfer
– Pilih Transfer Bank Lain
– Tambahkan Penerima
Klik Rekening Bank
Pilih Bank Tujuan
Masukkan nomor rekening tujuan.
Informasi Transfer.
Pastikan rekening tujuan sudah benar.
Proses Transfer.
Silahkan tunggu proses sampai anda mendapatkan notifikasi notifikasi Transaksi Berhasil.
Transaksi Berhasil.
Anda dapat membagikan bukti transfer sebagai bukti pembayaran dengan format *.pdf atau *.jpg
2. Tutorial menghubungkan/mendaftarkan No. Handphone dan No. Rekening Bank Lampung dengan Proxy BI-Fast
Klik menu Profil pada bagian kanan bawah di menu utama L-online
Pada tampilan menu Profil, pilih menu Pengaturan BI Fast
Pada Daftar Proxy, pilih nomor HP atau email yang akan dihubungkan dengan rekening anda Pastikan Rekening dan Nomor Handphone sudah benar
Baca Syarat dan Ketentuan lalu ceklis dibagian persetujuan
Pendaftaran Berhasil.
Klik Selesai untuk kembali ke menu utama L-online.
3.Tutorial transfer antar Bank dengan fitur Proxy BI-Fast
1. Pada Menu Utama
– Klik menu Transfer
– Pilih Proxy BI-Fast
2. Masukkan No. Handphone atau email tujuan
3. Masukkan Nominal Transfer dan pilih Tujuan Transfer
4. Periksa kembali informasi transfer
5. Proses Transfer.
Silahkan tunggu proses selesai.
6. Transfer Berhasil.
Anda dapat membagikan bukti transfer dengan format *.pdf dan *.jpg
Edo berharap, dengan adanya fasilitas ini akan semakin banyak nasabah yang menggunakan fasilitas L-online dari Bank Lampung. Dia juga mengajak nasabah yang belum menggunakan nya untuk segera memakai nya karena banyak keuntungan dan kemudahan yang akan didapatkan nasabah. (*)
Ekonomi dan Bisnis
OJK Tindak Lanjuti Masukan MSCI, Reformasi Pasar Modal Terus Berjalan
Alteripost Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghormati penilaian lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. yang memulai periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia. OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat reformasi dan integritas pasar modal nasional.
Dalam pengumuman pada 15 Oktober 2026, MSCI menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif reformasi pasar modal Indonesia yang telah berjalan. Inisiatif tersebut meliputi publikasi kepemilikan saham di atas 1 persen, peningkatan granularitas klasifikasi investor, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), serta kebijakan baru mengenai peningkatan batas minimum saham beredar di publik (free float).
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan OJK menghormati pandangan MSCI dan terus melakukan pembenahan serta menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan.
OJK juga memberikan perhatian serius terhadap penilaian MSCI mengenai sejumlah aspek yang masih memerlukan penyempurnaan ke depan. OJK menghormati independensi lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa masukan MSCI sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia.
Menurut Hasan, salah satu aspek penting dalam agenda reformasi tersebut adalah penguatan penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” ujar Hasan.
Ke depan, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) akan terus membangun komunikasi konstruktif dengan lembaga penyedia indeks global dan investor institusi internasional.
Komunikasi berkelanjutan tersebut bertujuan memastikan otoritas Indonesia dapat menyampaikan perkembangan terbaru reformasi pasar modal nasional, sekaligus memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan guna mendukung penyempurnaan pasar modal secara berkelanjutan.(*)

