Lampung
Gubernur Arinal Ucapkan Selamat Datang Kepada Para Peserta Jamnas YJI
Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada 24 Provinsi peserta Jambore Nasional VII (Jamnas) Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Tahun 2023 di Provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan Gubernur saat Parade Defile Kontingen Jamnas VII YJI Tahun 2023 yang berlangsung meriah di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (14/9/2023) sore.
Arinal juga mengucapkan terima kasih karena Provinsi Lampung mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan Jamnas YJI.
“Saya ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Jambore dari Yayasan Jantung Indonesia baik tingkat pusat maupun tingkat provinsi serta kabupaten/kota dari Aceh sampai Papua,” ujar Arinal.
Jamnas VII YJI Tahun 2023 di Provinsi Lampung dibuka langsung oleh Ketua Umum YJI Pusat Esti Nurjadin.
Hadir Ketua YJI Cabang Lampung Ibu Riana Sari Arinal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan Ketua Dewan Pengawas YJI Pusat Dewi Amin A. Tungka.
Arinal mengaku sangat mendukung terlaksananya kegiatan Jamnas YJI ini yang tidak hanya dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam berperilaku hidup sehat, tetapi juga ajang promosi keindahan Provinsi Lampung ke seluruh Indonesia.
Karena Lampung sendiri memiliki berbagai destinasi wisata unggulan dengan cinderamata khas seperti batik Lampung, Tapis, Siger dan lain-lain yang wajib untuk dikunjungi.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan kegiatan ini berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan, serta mendapatkan pengalaman yang positif, menyenangkan dan tak terlupakan selama di Provinsi Lampung,” katanya.
Arinal menuturkan YJI sebagai mitra pemerintah ikut serta dalam melaksanakan pembangunan khususnya di bidang kesehatan.
“YJI telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Menurut Gubernur, kegiatan-kegiatan yang dikembangkan oleh YJI seperti edukasi kesehatan jantung kepada masyarakat melalui Program Panca Usaha Jantung Sehat, pengembangan Klub Jantung Sehat, Senam Jantung Sehat, sosialisasi Bantuan Hidup Dasar dan Pemeriksaan Kesehatan.
“Apabila ini disebarluaskan ke seluruh Indonesia akan dapat memberikan impact terhadap peningkatan status kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum YJI Pusat Esti Nurjadin mengatakan kegiatan Jamnas YJI ini sebagai ajang silaturahmi antar seluruh keluarga besar YJI dan sebagai wadah saling bertukar informasi dan pengalaman yang semuanya berkaitan dengan kesehatan jantung.
“Saya berharap semua peserta dapat merasakan manfaat yang baik dalam mengikuti seluruh kegiatan ini dan bisa menjadi agen perubahan dibidang kesehatan jantung,” ujar Esti.
Esti menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungannya membantu penyelenggaraan Jamnas YJI.
“Dan Pemprov Lampung memberikan penyambutan kepada kami yang luar biasa dan juga kepada YJI Cabang Lampung yang telah menjadi tuan rumah dan mempersiapkan acara ini dengan baik,” katanya.
Jamnas VII YJI Tahun 2023 di Provinsi Lampung ini diselenggarakan mulai tanggal 14 – 17 September 2023 dengan berbagai rangkaian kegiatan diantaranya Sarasehan, Workshop Leadership & Organisasi, Lomba Senam Jantung Sehat (SJS), Workshop Public Speaking, Workshop Mental Health, Workshop Social Media Content dan Lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD).(*)
Lampung
Penjualan Kendaraan Baru Berpeluang Dongkrak PAD Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Deretan showroom kendaraan di Lampung sepanjang semester pertama 2026 tak hanya menjadi tempat transaksi jual beli sepeda motor dan mobil. Di balik meningkatnya penjualan kendaraan baru, ada kabar yang lebih besar yakni pendapatan daerah ikut terdongkrak.
Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menunjukkan realisasi kendaraan baru periode Januari-Juni 2026 meningkat cukup signifikan dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
Penjualan kendaraan roda dua mencapai 74.170 unit, naik 19 persen dibanding semester pertama 2025 yang sebanyak 62.239 unit. Bersamaan dengan itu, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melonjak dari Rp9,30 miliar menjadi Rp11,12 miliar, atau naik sekitar 20 persen. Penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga meningkat 19 persen, dari Rp85,09 miliar menjadi Rp101,26 miliar.
Lonjakan lebih tinggi terjadi pada kendaraan roda empat. Penjualan mobil baru naik dari 5.558 unit menjadi 7.939 unit, atau tumbuh 43 persen. Dampaknya langsung terasa terhadap penerimaan daerah. PKB meningkat 34 persen, dari Rp12,84 miliar menjadi Rp17,17 miliar, sementara BBNKB naik 33 persen, dari Rp91,69 miliar menjadi Rp122,22 miliar.
Angka-angka itu memperlihatkan hubungan yang erat antara pertumbuhan ekonomi dengan kemampuan pemerintah daerah mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketika masyarakat dan pelaku usaha kembali memiliki daya beli, penerimaan pajak ikut bergerak naik.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi masyarakat mulai semakin kuat.
“Peningkatan penjualan kendaraan baru menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus bergerak. Ini menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat membaik dan berdampak langsung terhadap meningkatnya penerimaan daerah. Pendapatan ini akan kami kembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya menjaga iklim investasi, memperbaiki pelayanan publik, sekaligus menghadirkan sistem pembayaran pajak yang semakin mudah agar kepatuhan masyarakat meningkat.
Kenaikan penerimaan PKB dan BBNKB juga menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal. Semakin besar penerimaan pajak daerah, semakin besar pula ruang pemerintah membiayai berbagai program pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dari pemerintah pusat.
Semester pertama 2026 pun memberikan optimisme baru. Di tengah tantangan ekonomi nasional, sektor otomotif di Lampung justru menunjukkan geliat yang mampu menjadi salah satu penggerak pendapatan daerah. Dari setiap kendaraan yang keluar dari showroom, roda pembangunan daerah ikut berputar lebih cepat. (Rls)

