Ekonomi dan Bisnis
OJK dan TPAKD Provinsi Lampung Gelar Business Matching Pembiayaan Klaster Petani Pisang di Tanggamus
Alteripost.co Tanggamus – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung terus dukung pengembangan pembiayaan produk unggulan komoditas pisang khususnya pisang mas melalui pola pembiayaan klaster petani pisang bersama dengan perbankan dan Tim Percepatan Akses Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung dan TPAKD Kabupaten Tanggamus, Selasa (10/10/2023).
Dalam lanskap pertanian Indonesia, Provinsi Lampung memiliki peran penting dalam budidaya dan produksi pisang. Berdasarkan data penghasil pisang tahun 2021, Provinsi Lampung menduduki peringkat 3 terbesar sebagai penghasil pisang di Indonesia, yaitu sebesar 1.123.240 ton. Produksi pisang di Provinsi Lampung telah mencapai angka yang signifikan, tetapi permintaan pisang baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri masih jauh lebih tinggi.
Berdasarkan data dari PT Great Giant Foods (GGF), permintaan ekspor pisang setiap minggunya ke beberapa negara tujuan adalah sebagai berikut China ±4.800 kardus; Jepang ±4.800 kardus; Singapura ±9.600 kardus; Oman ±2.400 kardus; UEA ±2.400 kardus; ±Korea Selatan ±2.400 kardus; dan Malaysia ±2.400 kardus.
Hal ini menunjukan bahwa masih ada peluang untuk terus mengembangkan produksi komoditas pisang di Provinsi Lampung (1 kardus setara dengan 11 kg – 15 Kg).
Untuk jenis Pisang mas yang merupakan komoditi ekspor unggulan, permintaan untuk pasar dalam negeri mencapai 3.000 kardus per minggu, sedangkan di area Kabupaten Tanggamus baru mampu memasok sekitar 500 kardus per Minggu.
OJK bersama perbankan dan Pemerintah Daerah dalam TPAKD terus bersinergi mendorong akses pembiayaan kepada petani klaster pisang di Kabupaten Tanggamus, salah satunya melalui kegiatan Business Matching Pembiayaan Klaster Petani Pisang di Kabupaten Tanggamus.
Welly Soegiono selaku Coporate Affairs Director PT Great Giant Foods (GGF) menyampaikan bahwa, diperlukan kerja sama dan pendampingan dari hulu hingga hilir untuk terus mendorong potensi pisang di Kabupaten Tanggamus agar menghasilkan pisang yang berkualitas dan berstandar sertifikasi internasional.
Keberhasilan melakukan ekspor ke negara Jepang merupakan prestasi bagi petani pisang mas Tanggamus mengingat penerapan standar yang tinggi dan persyaratan yang ketat di negara maju tersebut, tandasnya.
Disisi lain, sejak tahun 2017 hingga 2023 terjadi peningkatan omzet yang cukup signifikan untuk komoditi pisang mas yaitu sebesar 26 kali lipat. Pada tahun 2017 omzet sebesar Rp600 juta, tahun 2023 omzet mencapai Rp15,5 miliar, dan berdasarkan data forecasting, omzet tersebut akan terus meningkat hingga mencapai Rp21,9 miliar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa komoditas pisang mas memiliki potensi besar dan akan terus berkembang sebagai salah satu potensi unggulan dalam sektor pertanian khususnya hortikultura, ujar Bambang Hermanto selaku Kepala OJK Provinsi Lampung dalam Business Matching Pembiayaan Klaster Petani Pisang di Kabupaten Tanggamus.
Salah satu kendala utama yang dihadapi dalam upaya meningkatkan produksi pisang di Provinsi Lampung yaitu pemenuhan modal dan akses terhadap kredit/pembiayaan yang dibutuhkan oleh petani, kelompok petani, packing house dan koperasi yang terlibat dalam ekosistem sektor pertanian pisang.
“Saat ini penyaluran kredit dan pembiayaan perbankan ke sektor pertanian komoditi pisang di Provinsi Lampung masih menghadapi beberapa tantangan. Meskipun terjadi peningkatan sebesar 66% (yoy) pada bulan Juli 2023, jumlah penyaluran di sektor pertanian pisang masih relatif rendah yakni sebesar Rp28,5 miliar atau 0,65 % dari total kredit/pembiayaan sektor pertanian di Provinsi Lampung,” tambah Bambang Hermanto.
Pada kegiatan ini dilakukan secara simbolis penyaluran kredit kepada 14 petani pisang mas dengan total kredit Rp. 1,3 Miliar oleh 5 bank yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, BPD Lampung dan BSI sebagai bentuk dukungan perbankan di sektor pertanian pisang.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Selaku Koordinator TPAKD Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, MA yang menyampaikan apresiasi atas peran OJK dan perbankan dalam mendorong pembiayaan klaster petani pisang di Tanggamus.
“Adanya konsep Creating Shared Value (CSV) yang diinisiasi oleh GGF dengan menggandeng para petani, dapat meningkatkan kebersamaan dalam menyelesaikan masalah-masalah dan mendorong potensi komoditi pisang, sehingga tercipta efisiensi serta jaminan pasar dan harga dalam produksi pisang,” ujar Ir. Fahrizal Darminto, MA.
Pada kegiatan ini, dilakukan penandatanganan pernyataan dukungan untuk sektor pertanian pisang yang merupakan salah satu bentuk komitmen OJK, Pemerintah Daerah, perbankan dan sektor Swasta untuk mendukung dan memajukan sektor pertanian pisang.
Dengan tegas, perbankan menyatakan keterlibatan dan kesediaan mereka untuk memberikan dukungan dan ikut serta dalam upaya memajukan usaha dan kesejahteraan petani pisang di Kabupaten Tanggamus.
“Acara Business matching ini diharapkan dapat meningkatkan akses pembiayaan kepada petani pisang dan diharapkan perbankan lebih aktif dalam menyalurkan pembiayaan untuk menghidupkan ekonomi di Kabupaten Tanggamus. Potensi sektor pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Tanggamus.
Saya berharap komoditi-komoditi unggulan lain termasuk di sector kelautan dan perikanan juga perlu mendapat perhatian dan dapat dikembangkan dengan dukungan dari perbankan, ujar Ir. Mulyadi Irsan, MT selaku Pj Bupati Tanggamus.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan perbankan melakukan pemaparan terkait program pembiayaan klaster petani pisang dan perwakilan OJK Provinsi Lampung, Aprianus John Risnad selaku Deputi Direktur Pengawasan LJK, menyampaikan terkait generic model pembiayaan klaster petani pisang. Generic model ini tidak terbatas hanya pada petani pisang yang telah bermitra dengan GGF atau petani inti plasma namun juga petani pisang non mitra juga.
Adanya generic model ini dapat dijadikan acuan pihak perbankan dan semua pemangku kepentingan untuk bisa mengakomodir kebutuhan para petani pisang dari sisi permodalan.
Business matching ini diharapkan dapat meningkatkan akses petani, kelompok petani, pakcing house dan koperasi terhadap sumber pembiayaan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi pisang secara berkelanjutan. Dengan demikian, sektor pertanian pisang di Kabupaten Tanggamus dan di Provinsi Lampung dapat tumbuh dan berkembang lebih baik. (Tks).
Ekonomi dan Bisnis
Pusat Pengobatan Alternatif H. Abdul Azis Hadir di Jambi, Atasi Berbagai Keluhan Vitalitas
Alteripost.co, Jambi-
Masalah vitalitas sering menjadi penyebab utama terganggunya keharmonisan rumah tangga. Tentunya setiap permasalahan pasti ada solusinya. Seorang ahli terapi tradisional terpercaya, H. Abdul Azis, hadir dengan metode pengobatan alami yang telah terbukti ampuh membantu mengatasi berbagai keluhan masalah, terutama keluhan soal vitalitas bagi pria maupun wanita.
H. Abdul Azis juga merupakan ahli pembesar alat vital yang membuka praktek pengobatan alternatif di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya di Perumahan Aura Bimantara 3 Jalan Sidomuncul 2. Mayang. Simpang 111. Sipin Kecamatan Kota Baru, Jambi. Dalam penanganannya hanya cukup sekali datang dan hasilnya permanen, dijamin 100 persen aman dan tidak ada efek samping.
Dalam menjalankan kegiatan terapinya, Klinik H Abdul Azis sudah terdaftar dengan izin resmi nomor: AHU-079218.AH.01.35. Sehingga masyarakat yang hendak mencoba pengobatan H Abdul Aziz sehingga tak perlu khawatir.
Melalui metode terapi tradisional yang dipadukan dengan pijat, urut, totok, serta ramuan herbal alami, H. Abdul Azis mengaku telah membantu banyak pasien yang mengalami berbagai gangguan kebugaran dan vitalitas.
Tempat praktek yang berlokasi di Perumahan Aura Bimantara 3 Jalan Sidomuncul 2. Mayang. Simpang 111. Sipin Kecamatan Kota Baru, Jambi tersebut, melayani masyarakat setiap hari, termasuk pada hari libur. Selain pasien yang datang langsung ke lokasi praktek, tersedia pula layanan kunjungan atau panggilan sesuai kebutuhan. Berikut Nomor telepon/Whatssap 0855-7123-485.
Layanan Terapi untuk Pria
Berbagai keluhan yang sering dikonsultasikan oleh pasien pria antara lain:
Gangguan vitalitas dan kebugaran pria. Masalah kepercayaan diri akibat kondisi fisik tertentu. Gangguan ereksi dan ejakulasi dini, serta lemah syahwat. Penurunan gairah dan keluhan terkait diabetes yang berdampak pada vitalitas. Serta pemulihan kondisi pasca tindakan tertentu pada area vital.
Layanan Terapi untuk Wanita
Selain pria, layanan terapi juga diperuntukkan bagi wanita yang memiliki berbagai keluhan kesehatan, di antaranya:
– Perawatan kebugaran wanita.
– Konsultasi terkait program keturunan.
– Keluhan kesehatan reproduksi wanita.
– Perawatan area kewanitaan.
Tidak hanya fokus pada vitalitas, terapi yang ditawarkan juga mencakup konsultasi berbagai masalah kesehatan lainnya seperti: Asam urat, wasir atau ambeien, amandel, diabetes. Gangguan lambung, asma, kolesterol dan gangguan persendian.
Buka Setiap Hari di Jambi, bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai layanan terapi dan konsultasi, dapat langsung menghubungi: H. Abdul Azis –Pengobatan Terapi Tradisional. Hubungi Segera; Nomor telepon/Whatssap 0855-7123-485. (Konten Khusus)

