Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

RSUDAM Lampung Berpartisipasi Dalam Perhelatan PRL Dengan Memberikan Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung ikut berpartisipasi dalam Perhelatan Pekan Raya Lampung (PRL) 2023 yang diselenggarakan mulai tanggal 6 – 21 Oktober 2023 di PKOR Way Halim Kota Bandar Lampung.

Keikutsertaan Partisipasi RSUDAM ini memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat yang berkunjung ke Stand RSUDAM di PRL.

“Kami hadirkan pemeriksaan kesehatan gratis ke masyarakat yang berkunjung ke stand RSUDAM di PRL”. Ucap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan RSUDAM Dr. Surya Puspa Dewi mewakili Direktur RSUDAM Dr. Lukman Pura, Kamis (19/10/2023).

“Bahwa pemeriksaan kesehatan gratis di PRL ini meliputi ; pengukuran tekanan atau tensi darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan golongan darah, konsultasi kesehatan dan lainnya. Semua pelayanan pemeriksaan kesehatan ini dibuka tiap hari selama gelaran PRL tahun 2023 ini”. Jelasnya.

Kemudian saya berharap, “agar masyarakat yang hadir di PRL dapat mengunjungi Stand RSUDAM, agar dapat menikmati layanan gratis kesehatan yang disediakan”. Pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi dan Bisnis

Mengulas Kenaikan BI Rate ke 5,75, Apakah Sudah Efektif Dalam Menjaga Stabilitas Rupiah?

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Nasional-
Posisi rupiah sempat beberapa hari menguat di saat Bank Indonesia (BI) menaikkan BI-rate menjadi 5,75 persen. Namun, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat kembali melemah ke level sekitar Rp.17.950. Hal ini memicu pertanyaan, apakah langkah Bank Indonesia sudah cukup efektif dalam menjalankan kebijakan moneternya?.

Dalam beberapa bulan terakhir, patut diakui bahwa Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah strategis. Suku bunga dinaikkan, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia dibuat semakin menarik, dan berbagai instrumen moneter digunakan untuk menjaga stabilitas Rupiah. Kebijakan ini dijalankan di tengah situasi global yang sedang tak bersahabat.

Penguatan Dollar Amerika Serikat, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan arah kebijakan bank sentral negara maju memang memberikan tekanan yang tidak ringan bagi hampir seluruh negara berkembang (emerging markets).

Pihak Bank Indonesia (BI) menegaskan kenaikan BI Rate sebesar 25 basispoin (bps) menjadi 5,75 persen merupakan bagian dari upaya mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.

“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo beberapa waktu lalu.

Selain itu, suku bunga deposit facility juga meningkat sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, dan suku bunga lending facility juga naik sebesar 25 bps menjadi 6,5 persen.

Tentunya kita sebagai masyarakat terus menanti kebijakan-kebijakan strategis lainnya ke depan dari Institusi-instusi terkait, dalam menjaga keseimbangan pasar guna memperkuat ekosistem ekonomi dalam negeri.

Selain itu, kita juga sebagai masyarakat perlu berperan dan mendukung pemerintah dalam upaya-upaya yang sedang dan telah dilakukan. Seperti mencintai produk-produk lokal, menjaga kondusivitas, serta menciptakan iklim yang bersahabat untuk meningkatkan kepercayaan dari pihak investor baik dari dalam negeri ataupun dari luar negeri.

Salam Hangat
Agus Sihotang

Facebook Comments Box
Continue Reading