Ekonomi dan Bisnis
Persembahan Hari Listrik Nasional Ke-78, PLN Berikan Listrik Gratis 27 Keluarga Kurang Mampu di Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Masih dalam semarak Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-78, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung melalui Program Light Up the Dream (LUTD) berikan bantuan pasang baru listrik gratis kepada 26 keluarga kurang mampu di Provinsi Lampung (30/10/2023).
Sundari, salah satu penerima bantuan dari Kelurahan Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan mengungkapkan, kebahagiaan dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN. Harapan saya untuk PLN, agar PLN semakin sukses dalam menerangi pelosok negeri ini,” ungkapnya.
Sebelum menerima bantuan pasang listrik di rumahnya, Sundari selalu menumpang beraktivitas di rumah tetangga dan orangtuanya. Dengan hadirnya listrik gratis di rumahnya, kini Sundari sudah bisa beraktivitas dengan nyaman bersama keluarganya di rumahnya sendiri.
Turut hadir pada saat penyerahan bantuan listrik gratis, Mustofa selaku Sekretaris Desa Jati Mulyo menyampaikan apresiasinya.
“Kami mewakili seluruh perangkat Desa Jati Mulyo sangat mengapresiasi kebaikan PLN yang telah memberikan harapan baru bagi Masyarakat Desa Jati Mulyo melalui program bantuan listrik gratis ini. Semoga PLN sukses dan selalu memberikan yang terbaik untuk negeri, ungkap Mustofa.
Hal yang sama disampaikan Muksin warga Bandar Lampung yang juga menerima sambungan listrik gratis. Ia terlahir sebagai penyandang disabilitas mengaku sangat bahagia saat petugas PLN datang untuk memasang kWh meter dirumahnya secara gratis. Berprofesi sebagai tukang pijat panggilan, menurut Muksin merasa mustahil untuk memiliki listrik dengan penghasilan yang minim. Lampu minyak ia gunakan untuk penerangan dirumahnya, meskipun minyak lampu dirasanya semakin hari semakin sulit dicari.
“Alhamdulillah sejak pakai listrik PLN sudah banyak yang berubah, hidup semakin mudah, meski tak dapat melihatnya namun adanya listrik sangat saya rasakan, terima kasih PLN,” ujarnya.
Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto mengapresiasi seluruh pihak yang turut menyukseskan program mulia ini.
“Terima kasih kepada seluruh insan PLN yang sudah tergerak hatinya, untuk berbagi rezeki demi kebahagiaan saudara-saudara kita yang belum bisa menikmati listrik. Saya harap, program mulia ini dapat terus berlanjut dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ungkap Saleh Siswanto.
Saleh Siswanto juga menambahkan bahwa program Light Up the Dream ini merupakan program yang konsisten dilaksanakan oleh insan PLN sejak tahun 2021 silam.
“Masih dalam semangat HLN ke-78, PLN hadir kembali untuk menebar kebahagiaan bersama 2.562 keluarga se-Indonesia melalui Light Up the Dream, yaitu program dimana insan PLN se-Indonesia menyisihkan Sebagian rezekinya untuk berbagi kebahagaiaan dengan memberikan bantuan pemasangan listrik gratis kepada keluarga yang kurang mampu. Di Lampung sendiri, total ada 27 keluarga yang mendapatkan bantuan program ini. Semoga dengan diberikannya bantuan pemasangan listrik gratis ini, keluarga penerima bantuan dapat memanfaatkan listrik sebaik-baiknya demi kehidupan yang lebih baik,” tutup Saleh Siswanto. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

