Lampung
Gubernur Arinal Kobarkan Semangat Atlet Raih Prestasi Terbaik
Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengobarkan semangat 154 atlet kontingen Lampung untuk bisa meraih prestasi terbaik dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XI Tahun 2023 di Provinsi Riau pada 4-14 November 2023 mendatang.
Hal itu dilakukan Arinal saat melepas keberangkatan Kontingen Provinsi Lampung pada Porwil Sumatera XI Tahun 2023 Provinsi Riau di Aula Mahan Agung, Rabu (1/11/2023)
“Jalankan kepercayaan serta tanggung jawab yang telah dibebankan pada pundak kalian dengan penuh kedisiplinan, kegigihan, ketangguhan dan perjuangan hingga titik keringat terakhir, demi berprestasi mengharumkan nama Provinsi Lampung,” ujar Arinal.
Porwil XI Sumatera di Riau ini diselenggarakan tanggal 04 s.d 14 November 2023 sebagai ajang babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/PON Aceh – Sumut 2024.
Selain peserta, Lampung juga memberangkatkan 46 Official.
Arinal mengajak para atlet jangan pernah menyerah, tetap fokus dan terus berjuang.
“Siapkan mental, semangat dan fisik terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal. Manfaatkan kesempatan ini sebagai jalan untuk meraih prestasi tertinggi di level regional,” katanya.
Ia meminta kepada seluruh atlet dan pelatih agar selalu menjaga kekompakan serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dalam pertandingan.
“Jaga nama baik Provinsi Lampung, berjuanglah semaksimal mungkin, kami pemerintah daerah beserta jajaran dan masyarakat senantiasa mendoakan para atlet bisa berprestasi dan membawa medali yang dapat membanggakan Provinsi Lampung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda mengatakan Provinsi Lampung menargetkan 3 besar pada Porwil Sumatera XI tersebut.
“Target menjadi 3 besar di Pulau Sumatera,” ujar Descatama.
Ia menjelaskan kontingen Lampung pada Porwil Sumatera ini mengikuti 9 cabang olahraga (cabor) dari 10 cabor yang dipertandingkan.
“Yakni atletik, bola tangan, barongsai, bola voli indoor, catur, e-sport, renang, sepakbola dan wushu,” katanya.
Acara pelepasan ini ditutup penampilan dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Provinsi Lampung.(*)
Lampung
Penjualan Kendaraan Baru Berpeluang Dongkrak PAD Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Deretan showroom kendaraan di Lampung sepanjang semester pertama 2026 tak hanya menjadi tempat transaksi jual beli sepeda motor dan mobil. Di balik meningkatnya penjualan kendaraan baru, ada kabar yang lebih besar yakni pendapatan daerah ikut terdongkrak.
Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menunjukkan realisasi kendaraan baru periode Januari-Juni 2026 meningkat cukup signifikan dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
Penjualan kendaraan roda dua mencapai 74.170 unit, naik 19 persen dibanding semester pertama 2025 yang sebanyak 62.239 unit. Bersamaan dengan itu, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melonjak dari Rp9,30 miliar menjadi Rp11,12 miliar, atau naik sekitar 20 persen. Penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga meningkat 19 persen, dari Rp85,09 miliar menjadi Rp101,26 miliar.
Lonjakan lebih tinggi terjadi pada kendaraan roda empat. Penjualan mobil baru naik dari 5.558 unit menjadi 7.939 unit, atau tumbuh 43 persen. Dampaknya langsung terasa terhadap penerimaan daerah. PKB meningkat 34 persen, dari Rp12,84 miliar menjadi Rp17,17 miliar, sementara BBNKB naik 33 persen, dari Rp91,69 miliar menjadi Rp122,22 miliar.
Angka-angka itu memperlihatkan hubungan yang erat antara pertumbuhan ekonomi dengan kemampuan pemerintah daerah mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketika masyarakat dan pelaku usaha kembali memiliki daya beli, penerimaan pajak ikut bergerak naik.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi masyarakat mulai semakin kuat.
“Peningkatan penjualan kendaraan baru menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus bergerak. Ini menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat membaik dan berdampak langsung terhadap meningkatnya penerimaan daerah. Pendapatan ini akan kami kembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya menjaga iklim investasi, memperbaiki pelayanan publik, sekaligus menghadirkan sistem pembayaran pajak yang semakin mudah agar kepatuhan masyarakat meningkat.
Kenaikan penerimaan PKB dan BBNKB juga menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal. Semakin besar penerimaan pajak daerah, semakin besar pula ruang pemerintah membiayai berbagai program pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dari pemerintah pusat.
Semester pertama 2026 pun memberikan optimisme baru. Di tengah tantangan ekonomi nasional, sektor otomotif di Lampung justru menunjukkan geliat yang mampu menjadi salah satu penggerak pendapatan daerah. Dari setiap kendaraan yang keluar dari showroom, roda pembangunan daerah ikut berputar lebih cepat. (Rls)

