Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal Bersama Ribuan Masyarakat Hadiri Pengajian Akbar Pemprov Lampung di Lambar

Published

on

Alteripost.co Lampung Barat – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, didampingi Pj. Bupati Lampung Barat Nukman, menghadiri Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Sukajadi, Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat, Jum’at (10/11/2023).

Pengajian yang diisi tausyiah oleh Ustadz Widjayanto tersebut dihadiri juga oleh ribuan masyarakat dari Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Gubenur Arinal mengatakan pengajian akbar ini merupakan momentum yang membawa umat Islam kembali kepada nilai-nilai keagamaan dan kebajikan.

Ia mengajak kepada diri sendiri sebagai pemimpin dan juga masyarakat Suoh untuk menjaga nilai-nilai tersebut dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diperbuat.

“Mari kita selalu berusaha untuk menciptakan masyarakat yang lebih bermartabat, berbudaya, maju dan berdayasaing, serta sejahtera,” ujarnya.

Gubernur Arinal menilai bahwa Kabupaten Lampung Barat adalah daerah yang kaya akan budaya, kearifan lokal serta keberagaman dan dalam keberagaman tersebut menurutnya dapat menemukan persatuan yang kuat dalam iman kepada Allah SWT.

Gubernur Arinal sendiri menaruh perhatian serius dan menjadikan program peningkatan keagamaan sebagai program unggulan.

Hal tersebut tertuang pada program kerja Rakyat Lampung Berjaya, yakni menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman dan damai, melalui berbagai program keagamaan.

Beberapa program tersebut antara lain, pemberian insentif khusus kepada guru honorer, guru PAUD, guru mengaji, guru sekolah minggu, ustadz dan ustadzah pondok pesantren, penjaga masjid dan rumah ibadah lainnya, muazin, khatib, imam masjid, pendeta dan para pemimpin berbagai agama.

Gubenur Arinal menyadari bahwa ditengah keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan ini, masih perlu peningkatan kinerja.

Ia berharap kedepan semua pihak akan terus bekerja dan melanjutkan, meneruskan serta menyempurnakan berbagai agenda pembangunan, demi menciptakan Provinsi Lampung yang semakin berjaya.

Pj. Bupati Lampung Barat Nukman mengajak untuk meperkokoh persatuan dan kesatuan serta tekat kerja keras untuk bersama-sama meningkatkan kualitas yang telah berjalan selama ini.

Ia berharap antara pemerintah dan masyarakat berada dalam satu harapan yaitu mewujudkan cita-cita dalam meraih kemajuan Kabupaten Lampung Barat.

Lebih dari itu, ia berharap dengan adanya pengajian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan.

“Dan yang lebih utama adalah kita dapat terus memelihara silaturahmi antar sesama,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Gubenur Arinal memberikan bantuan kepada 20 anak yatim piatu di Desa Sukajadi.

Selain itu diberikan juga bantuan kepada Masjid Nurul Hidayah sebesar Rp15 juta,
Masjid Al-Huda sebesar Rp15 juta, Mushola Bahrul Ulum sebesar Rp10 juta dan kepada TPA Darussalam sebesar Rp10 juta.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading