Connect with us

Lampung

Sekdaprov Fahrizal Buka Temu Kader PKK se-Provinsi Lampung Tahun 2023

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (Sekdaprov) Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, membuka Temu Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Se-Provinsi Lampung Tahun 2023, di Balai Keratun Lantai III, Bandarlampung, Senin, (05/12/2023).

Pada kesempatan itu, Fahrizal menyampaikan apresiasi Gubernur Arinal terhadap seluruh kader PKK yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Temu Kader PKK merupakan ajang memberikan kesempatan kepada para kader untuk berkumpul, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kapasitas dan wawasan dalam rangka melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Hal ini merupakan panduan utama dalam pembangunan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sepuluh Program Pokok PKK antara lain, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Ketrampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Sehat.

Sekdaprov Fahrizal mengajak kepada seluruh kader PKK untuk bersama-samai meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Sekdaprov Fahrizal berharap kader PKK tetap semangat menjadi kekuatan yang menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Lampung.
“Jadikan pertemuan ini untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Temu Kader PKK ini menjadi ajang bagi para kader PKK di Provinsi Lampung meningkatkan kapasitas dan wawasan, sekaligus merupakan apresiasi dan upaya untuk memotivasi kader PKK agar terus berinovasi dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK.

Ibu Riana berharap acara ini dapat menjalin kerjasama dan mempererat kekeluargaan antarkader PKK de-Provinsi Lampung untuk bersama-sama mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Disebutkan dalam laporannya, kegiatan Temu Kader PKK Tahun 2023 akan berlangsung selama dua hari dimulai pada tanggal 5 sampai dengan 6 Desember 2023.

Tamu Kader PKK dihadiri kurang lebih 200 peserta yang berasal dari 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

Dalam pelaksanaannya, Temu Kader PKK Tahun 2023 memiliki rangkaian acara. Seperti Pemberian Penghargaan Adhi Bhakti Pratama kepada Kader PKK yang mewakili 15 Kabupaten/Kota yang telah mengabdi minimal 10 (sepuluh) tahun tanpa terputus. Juga diadakannya Seminar Parenting oleh Ibu Octa Reni Setiawati (Psikolog), lalu Malam Keakraban,serta Api Unggun dan diakhiri dengan lomba-lomba gembira. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading