Connect with us

Bandar Lampung

Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Telah Melakukan Secara Optimal Untuk Mengatasi Inflasi

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dinas Pangan Kota Bandar Lampung mengaku telah melakukan secara optimal untuk mengatasi inflasi di Kota Tapis Berseri. Diantaranya, pihaknya sudah membagikan ribuan bibit cabai kepada kelompok wanita tani (KWT).

Plt Dinas Pangan Kota Bandar Lampung M. Yusuf mengatakan, sekitar 2020 bibit telah dibagikan ke enam KWT di empat kecamatan. Empat kecamatan tersebut diantaranya, Kedaton, Tanjung Senang, Sukabumi dan Teluk Betung Selatan. Pembagiannya telah dilakukan pada September lalu.

“Masing-masing KWT telah dibagikan 470 bibit terdiri dari bibit cabai, terong, ramai. Bibit cabai sendiri totalnya 1200 bibit”. Katanya. Rabu (6/12/2023).

Tak hanya itu Lanjut Yusuf, mengaku telah membagikan 90 sachet benih tanaman hortikulturan, 60 karung pupuk, dan 60 karung media tanam. Hal itu jelasnya, untuk membantu para petani ini mudah dalam memperoleh pupuk. Upaya pemanfaatan perkarangan untuk menaman diharapkan mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pangan, sehingga mengurangi dampak inflasi. Ucapnya.

“Sudah enam kali menggelar gerakan pangan murah yang itu menjual berbagai kebutuhan pokok termasuk beras dan cabai. Selain itu, untuk beras setiap bulannya pihaknya membagikan dari Bapanas maupun dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Ini kita bagikan beras kepada warga yang tidak mampu dan tidak mendapatkan beras dari Bapanas”. Pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Tim Provinsi Nilai Gedong Air, Bunda Eva Bidik Prestasi Nasional 2026

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat (26/6/3026).

Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.

Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.

“Harapan Bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini. Tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga saja bisa menang,” ujarnya.

Menurut Eva, Kelurahan Gedong Air memiliki keunggulan dari sisi keberagaman masyarakat. Warga yang berasal dari berbagai suku, seperti Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan etnis lainnya, hidup berdampingan dengan semangat toleransi serta gotong royong yang tetap terjaga.

Keberagaman tersebut juga diperkuat dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, mulai dari karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional.

Selain itu, Kelurahan Gedong Air dinilai memiliki potensi ekonomi yang kuat melalui keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor.
“Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak di sejumlah sektor,” kata Eva.

Ia menambahkan, Kelurahan Gedong Air juga aktif mendukung berbagai program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan baku untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.

Eva berharap, hasil penilaian tingkat provinsi dapat mengantarkan Kelurahan Gedong Air menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026.

“Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading