Connect with us

Lampung

Sekdaprov Fahrizal Buka Raker Korpri Provinsi Lampung Tahun 2023

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (Sekdaprov) Fahrizal Darminto membuka Rapat Kerja Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Lampung Tahun 2023, di Meeting Room Hotel Novotel, Bandarlampung, Senin (11/12/2023).

Fahrizal yang juga Ketua Dewan Pengurus (DP) Korpri Provinsi Lampung menyambut baik pelaksanaan Raker Korpri yang mengusung tema “Korpri Berjaya ASN Sejahtera” tersebut. Dia menjelaskan bahwa Raker itu merupakan salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dalam rangka memupuk jiwa kebersamaan, memelihara persatuan dan kesatuan serta memupuk jiwa korsa bagi Aparatur Sipil Negara.

“Hal ini harus selalu didukung dan dilaksanakan oleh kita bersama selaku Dewan Pengurus Korpri Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Dewan Pengurus Korpri Unit Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Fahrizal berharap melalui kesempatan yang baik ini, anggota Korpri dapat menjaga eksistensi dan meningkatkan citra Korpri.

“Mudah-mudahan dengan terlaksananya Rapat Kerja Korpri, dapat memberikan manfaat yang banyak bagi kemajuan Organisasi Korpri pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Meiry Harika yang juga Ketua Pelaksana Raker, menjelaskan Raker menghadirkan tiga narasumber, antara lain Sekdaprov Fahrizal Darminto, Ketua Dewan Pengurus Nasional Korpri yang diwakili oleh Ketua Departemen Penelitian dan Pengkajian DP Korpri Nasional Oni Bibin Bintoro, dan yang terakhir hadir secara virtual Sekretaris Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Diah Faras.

Meiriy Harika menyampaikan, pelaksanaan kegiatan rapat kerja ini bertujuan untuk memantapkan fungai organisasi Korpri sebagai perekat pemersatu bangsa dalam mendukung pembangunan Nasional.

Kemudian untuk meningkatkan kinerja serta menjalin solidaritas, kebersamaan, serta kekeluargaan anggota Korpri Se-Provinsi Lampung, dan yang terakhir sebagai penguatan kelembagaan korpri di semua tingkatan kepengurusan.

Melalui kesempatan yang baik ini, Meiry berharap melalui Rapat Kerja Korpri Provinsi Lampung dapat memperkeuat kelembagaan Korpri, dan dapat meningkatkan kesejahteraan Korpri itu sendiri.

Hadir sebagai peserta dalam Raker Korpri Tahun 2023 Provinsi Lampung antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota selaku Ketua DP KORPRI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung beserta pengurus, Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Lampung, Kepala Perangkat Daerah selaku Ketua DP KORPRI Unit Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading