Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Buka Sosialisasi P3DN, Tingkatkan Produk UMKM

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perdagangan Kota menggelar Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), di Hotel Amalia Bandar Lampung, Senin (11/12/2023).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Eva Dwiana dan sekaligus penyerahan sertifikasi hak kekayaan intelektual atau HAKI dan Sertifikat Halal bagi para pelaku UMKM.

“kegiatan ini sebagai peningkatan produk dan keahlian untuk para pelaku UMKM. Semoga giat usaha ini untuk yang terbaik kota kita tercinta ini dan semua bisa memberikan produk-produknya secara aman sudah ada sertifikat halal dan haki, Produk kita unggulan kita. Ungkap Walikota Eva Diana.

“Insyaallah harapan kita bisa memberikan yang terbaik untuk yang hadir di Kota Bandar Lampung”. Kata Eva Dwiana.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol mengatakan, bahwa pada sosialisasi ini terdapat 92 pelaku UMKM mendapat Sertifikasi HAKI dan 15 UMKM yang mendapatkan sertifikasi halal.

_Alhamdulillah, giat ini kita fasilitasi seluruhnya dan tanpa biaya. Pesertanya sempat membludak karena kuota kita terbatas, semoga tahun depan bisa bertambah lagi kuotanya”. Kata Wilson. (Dina).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading