Connect with us

Tulang Bawang Barat

Siswa-siswi MA PSA Istiqomah Islamiyah Disambut Hangat Kepala DPMPTSP Tubaba

Published

on

Alteripost Tubaba – Kunjungan siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Pendidikan Sekolah Agama (PSA) Istiqomah Islamiyah Tiyuh/Desa Panaragan Jaya di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulangbawang Barat (Tubaba) disambut hangat oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tubaba Drs. Ahmad Hariyanto, M.M. dan seluruh jajarannya. Selasa (6/2/2024).

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan bapak kepala dinas DPMPTSP beserta jajarannya yang telah meluangkan waktu untuk menerima kunjungan siswa-siswi MA PSA Istiqomah Islamiyah Panaragan,” ucap Anang Rusdiansyah, S.S., M.Pd. mewakili Kepala Madrasah.

Anang mengatakan, kunjungan tersebut dilakukannya bersama 30 siswa-siswi dan didampingi oleh 4 dewan guru guna study konstekstual.

“Kegiatan study konstekstual ini dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan kepada anak didik kami, khususnya pengetahuan tentang proses pelayanan perizinan di Mal Pelayanan Publik Tubaba,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP Drs. Ahmad Hariyanto, M.M. mengapresiasi kunjungan yang dilakukan oleh para siswa-siswi beserta dewan guru MA PSA Istiqomah Islamiyah tersebut.

“MPP Tulang Bawang Barat memiliki komitmen selain sebagai tempat pelayanan publik juga sebagai tempat wisata edukasi pelayanan publik bagi siswa-siswi Tulang Bawang Barat,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, puluhan siswa-siswi itu sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, sebagai pelajar setingkat MA tentunya mereka akan menjadi salah satu pengguna pelayanan publik.

“Dalam kunjungan ini perwakilan siswa dan siswi juga melakukan simulasi pelayanan di Mal Pelayanan Publik Tubaba, dilanjutkan dengan pemaparan singkat oleh Tim Front Office MPP tentang informasi umum mengenai Mal Pelayanan Publik Tulang Bawang Barat, tata cara pelayanan, gerai dan jenis pelayanan di MPP Tubaba,” ungkap dia.

Selain itu, lanjut Haryanto, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab oleh siswa dan siswi dan dilanjutkan dengan kunjungan ke masing-masing gerai pelayanan dan Kantor DPMPTSP Kabupaten Tubaba.

“Harapan kita bersama tentunya kegiatan kunjungan ini dapat bermanfaat serta dapat menambah wawasan siswa dan siswi khususnya pengetahuan tentang pelayanan dan perizinan.”

“Selain itu dapat menambah pengalaman dan interaksi siswa siswi dalam memanfaatkan pelayanan publik yang ada di Mal Pelayanan Publik Tulang Bawang Barat, serta diharapkan siswa/siswi juga dapat menjadi agen informasi bagi masyarakat tentang MPP Tubaba,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027

Published

on

Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).

Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.

“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.

Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.

Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.

“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.

Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.

“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.

Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading