Connect with us

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Menggelar Seleksi Terbuka Untuk Mengisi 7 Jabatan Kepala OPD

Published

on

Alteripost Tubaba – Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si. menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba telah membuka pengumuman seleksi terbuka pengisian 7 (tujuh) Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dimulai 2-16 Februari 2024.

Untuk itu, M. Firsada menghimbau, seluruh ASN yang dinilai memenuhi syarat dapat mempersiapkan diri dan mengikuti seleksi terbuka tersebut.

“Kita sangat menghindari unsur subjektivitas, sehingga harapan kami hasil dari seleksi terbuka ini memberikan hasil terbaik bagi Pemkab dan pembangunan di Tubaba,” ujar Pj Bupati Tubaba.

Firsada menekankan, semua ASN yang memenuhi syarat memiliki peluang yang sama untuk terpilih.

“Semua orang (ASN) punya peluang yang sama, tergantung dia mau memaksimalkannya atau tidak pada kesempatan seleksi terbuka ini,” katanya.

Sedangkan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tubaba, Novian Priahutama, S.E., M.M. didampingi Kepala Bidang Pengembangan, mutasi dan diklat, Rahman, mengatakan, seleksi ini sementara diperuntukan hanya untuk pengisian kepala OPD yang beberapa telah memasuki masa pensiun.

“Seleksi ini diperuntukkan guna mengisi jabatan tujuh kepala OPD yang telah penisun, yakni, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Damkar, Kepala Dinas Pengendalian Pendudukan dan KB, serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan,” sebut Kepala BKPSDM Novian.

Dia juga menjelaskan, peserta yang telah memenuhi syarat dapat mendaftar melalui panitia seleksi terbuka dan informasi lebih lengkap dapat diakses melalui website http://bkpsdm.tubaba.go.id (website resmi BKPSDM Tubaba).

“Adapun jadwal maupun tahapan seleksi terbuka JPTP Pemkab Tubaba diawali dengan tahap pengumuman dan penerimaan berkas yang mulai 2-16 Februari, Uji Kompetensi 1-5 Maret, kemudian penetapan hasil seleksi tanggal 10 Maret, dan tahapan terakhir penyampaian laporan hasil seleksi terbuka oleh Pansel kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 13 Maret,” pungkasnya.(*/

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027

Published

on

Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).

Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.

“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.

Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.

Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.

“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.

Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.

“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.

Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading