Connect with us

Lampung

Sekdaprov Fahrizal Lepas Kepala Bapenda Adi Erlansyah dan Kepala Balitbangda Hamartoni Ahadis Memasuki Masa Purnabakti

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melepas Purnabakti Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung Adi Erlansyah dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis.

Pelepasan itu dilakukan di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (29/2/2024).

Fahrizal mengapresiasi dan terima kasih kepada Adi Erlansyah dan Hamartoni Ahadis atas pengabdian dan
dedikasinya selama bertugas di Pemerintah Provinsi Lampung.

“Merasa bangga karena saudara-saudara kita telah berhasil melalui masa menjadi pegawai yang keduanya sama-sama mengabdi selama 35 tahun. Terima kasih telah memberikan pengabdian kepada negara,” ujar Fahrizal.

Dalam kesempatan itu, turut dilakukan pelepasan PNS yang telah memasuki masa purna bhakti periode Januari-Maret 2024 dengan total berjumlah 159 orang.

Fahrizal yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung menjelaskan perjalanan panjang telah dilalui oleh keduanya dan seluruh PNS hingga berhasil memasuki purnabakti.

Menurutnya, ini merupakan suatu anugerah dan tidak semua orang berkesempatan seperti itu.

“Tidak semua berkesempatan menjadi PNS dan tidak semua berkesempatan pensiun dalam keadaan sehat, tersenyum dan berbahagia,” katanya.

Ia menuturkan Pemerintah Provinsi Lampung turut bergembira melepas Adi Erlansyah dan Hamartoni Ahadis serta para ASN yang telah berjasa terhadap pembangunan di Provinsi Lampung.

“Kami dengan rasa ikhlas dan ikut merasa gembira melepas Bapak Adi dan Bapak Hamartoni serta seluruh pegawai yang memasuki masa purna bhakti. Pada hari ini kita melepas bapak ibu dalam keadaan happy ending, kita turut berbahagia,” katanya.

Fahrizal menyebutkan Adi Erlansyah dan Hamartoni Ahadis akan terus menjadi bagian dari keluarga Pemerintah Provinsi Lampung.

“Semoga Bapak Adi dan Bapak Hamartoni beserta keluarga diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang yang barokah, rezeki yang berlimpah dan barokah. Kita semua bersama-sama tetap satu keluarga dan satu semangat,” ujarnya.

Sementara itu, Adi Erlansyah mengatakan dirinya sangat bersyukur bisa menyelesaikan tugas dengan baik sebagai seorang PNS Pemerintah Provinsi Lampung.

“Selama 35 tahun mengabdi sebagai PNS, tiba saatnya memasuki masa purnabakti. Tentu ini suatu nikmat dan anugerah dari Allah yang harus disyukuri,” ujar Adi.

Adi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung atas amanah jabatan yang dipercayakan kepada dirinya selaku Kepala Bapenda Provinsi Lampung dan Pj. Bupati Pringsewu.

“Kepada Pak Sekda kami juga sampaikan ucapan terima kasih atas arahan dan bimbingan yang telah diberikan kepada kami. Juga kepada rekan-rekan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atas koordinasi kita selama ini yang berjalan dengan baik dan kepada para pejabat struktural, fungsional dan seluruh staf di Bapenda,” katanya.

Hal senada disampaikan Hamartoni Ahadis yang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya mengabdi di Pemerintah Provinsi Lampung.

“Lampung tetap berjaya itulah harapan kami. Kami bangga pernah ada disini,” ujar Hamartoni.

Pada pelepasan ini, dilakukan pula pemberian tali asih kepada 159 orang PNS yang telah memasuki masa purnabakti periode Januari-Maret 2024.

Kemudian, pemberian santunan kepada keluarga atau ahli waris anggota Korpri yang meninggal dunia berjumlah 16 orang.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Sekdaprov Marindo Ikuti Prosesi Peresmian 1.061 Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mengikuti prosesi peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Sekdaprov Marindo mengikuti acara tersebut secara virtual dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Way Halim, Perumnas Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Marindo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung percepatan pembentukan dan operasionalisasi KDKMP melalui pemanfaatan aset milik pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas koperasi di berbagai wilayah.

“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan Pak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peresmian operasionalnya Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Way Halim ini yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Lampung bersama jajaran TNI melakukan inventarisasi aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembangunan KDKMP dan salah satu aset tersebut berada di kawasan Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Menurut Marindo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemanfaatan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara optimal agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, hingga saat ini sudah terdapat 345 unit KDKMP yang berdiri di Lampung.

Jumlah tersebut disebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa.

Marindo menyebutkan bahwa KDKMP di Lampung nantinya memiliki berbagai unit usaha, mulai dari gerai kebutuhan pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi LPG, layanan PLN hingga usaha pangan seperti beras dan jagung.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, secara keseluruhan terdapat 41 titik KDKMP yang diresmikan di wilayah Lampung dan Bengkulu pada hari yang sama.

Ia merinci, hingga 16 Mei 2026, Kodam XXI/Radin Inten telah menyelesaikan pembangunan 562 titik koperasi, terdiri dari 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu.

“Kita terus mengejar target. Harapannya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,” ujarnya.

Khusus di Bandar Lampung, Kristomei menyebut target pembangunan mencapai 10 titik KDKMP.

Saat ini lima titik telah selesai dibangun dan ditargetkan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni mendatang.

Menurutnya, dukungan Pemprov Lampung sangat membantu percepatan pembangunan koperasi, terutama dalam penyediaan lahan.

“Di Bandar Lampung kami sempat terkendala lahan. Nah, untuk itu kami dibantu oleh Pemprov sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading