Tulang Bawang Barat
Pj Bupati Tubaba Firsada Kunjungan Safari Ramadan Untuk Menjalin Silahturahmi
Alteripost Tubaba – Pejabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si, Bersama Penjabat Ketua TP-PKK Dra. Hanita Farial M.Si., Melakukan Kunjungan Safari Ramadhan 1445 Hijriah, berlangsung di Masjid Al- Munawar Tiyuh Indraloka I Kecamatan Way Kenanga.
Di kegiatan tersebut, M. Firsada mengatakan, tujuan dari kegiatan safari ramadhan yang digelar Pemkab Tubaba ini adalah untuk melakukan silaturahmi agar ukhuwah semakin erat,
“Saya berharap melalui kegiatan ini nantinya akan terjalin ikatan rasa persaudaraan yang makin erat diantara jajaran aparatur pemerintahan dengan segenap komponen masyarakat, sehingga hal ini akan berdampak positif bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta kemasyarakatan yang dilaksanakan di Kabupaten Tubaba,” ujarnya
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, lanjut M. Firsada, selain sebagai sarana silaturahmi, juga guna melihat secara nyata kegiatan yang ada di masyarakat, terutama dalam menjalankan ibadah puasa dan amaliah Ramadhan lainnya.
“Hikmah penting lain dari kegiatan ini adalah terbangunnya semangat serta kebersamaan di antara seluruh komponen lapisan yang ada di Tubaba dalam turut serta membangun dan mendukung program-program yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah,”katanya.
“Semangat kebersamaan ini nantinya akan terus kita pupuk dan tumbuh kembangkan, sehingga dapat menjadi pilar positif dalam upaya untuk terus melaksanakan berbagai agenda pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Tubaba,” imbuhnya.
Selain itu, saat menanggapi usulan dari tokoh masyarakat setempat, M. Firsada menjelaskan, masalah jalan merupakan prioritas pemerintah. Dan pemerintah sudah mengamanatkan secara bertahap setiap daerah harus menganggarkan dana infrastruktur sebesar 40 persen.
Lanjut ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini jajaran aparatur Pemkab Tubaba setahap demi setahap terus melakukan upaya untuk membangun dan memperkuat fondasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah. Sehingga diharapkan hal ini akan dapat menunjang tercapainya kemajuan yang lebih cepat dan lebih merata di Kabupaten Tubaba.
“Saya sangat mengharapkan agar kiranya seluruh masyarakat yang ada di Tubaba pun dapat senantiasa mendukung, menjalin kebersamaan, dan berperan aktif dalam setiap proses pembangunan yang dilaksanakan di daerah ini, sehingga nantinya kemajuan yang terjadi.(*)
Lampung
Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027
Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).
Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.
Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.
Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.
“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.
Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.
Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.
Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.
“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.
Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.
Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.
“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.
Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

