Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal Kukuhkan Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia Lamsel Masa Bakti 2024-2029

Published

on

Alteripost Lampung Selatan – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengukuhkan Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Lampung Selatan masa bakti 2024-2029, di Balai Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Rabu (22/5/2024).

Pengukuhan ini berdasarkan Keputusan Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Lampung Nomor: 018/02/PI-LPG/V/2023 tentang penetapan pengurus Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia Kabupaten Lampung Selatan .

Adapun Ketua PPI Lampung Selatan yang dilantik yaitu Sahlani.
Gubernur Arinal mengucapkan selamat kepada para pengurus PPI Lampung Selatan yang telah dikukuhkan.

“Semoga amanah yang dipercayakan kepada Bapak dan Ibu dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) adalah wadah organisasi kemasyarakatan yang menjadi tempat berhimpun para pensiunan, baik pensiunan PNS/ ASN Pusat dan Daerah, Pensiunan Karyawan BUMN dan BUMD, Pensiunan Pejabat Negara, dan lainnya.

Ia menjelaskan Keberadaan PPI di tengah masyarakat sangat besar manfaatnya, terutama sebagai media bagi para pensiunan untuk kembali membina persatuan dan kesatuan serta kekompakan, yang tergabung dalam PPI guna melanjutkan dharma baktinya kepada masyarakat, bangsa dan Negara.

Gubernur Arinal mengatakan bahwa pengukuhan ini merupakan momentum yang sangat berharga serta menandai langkah awal dari sebuah perjalanan dalam mengemban tanggung jawab untuk menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta mengedepankan semangat gotong royong.

Ia mengajak seluruh pengurus PPI Lampung Selatan untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Provinsi Lampung, khususnya di Lampung Selatan sesuai dengan visi dan misi organisasi.

Gubernur Arinal berharap PPI Lampung Selatan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading