Lampung
Gubernur Arinal Hadiri Silaturahmi Pemuda Lampung Usung Tema “Menyatukan Keberagaman Dalam Bingkai Kebhinekaan”
Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Silaturahmi Pemuda Lampung, yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, di Ballroom Hotel Horison, Bandarlampung, Minggu (26/05/2024) malam.
Kegiatan ini mengundang seluruh organisasi kepemudaan di Provinsi Lampung.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal sangat mengapresiasi inisiatif dari KNPI Lampung dalam mengadakan acara Halal Bihalal dan Silaturahmi ini.
“Hal ini menunjukkan bahwa kalian memiliki semangat untuk membangun dan memajukan Provinsi Lampung yang kita cintai,” ujar Arinal.
Arinal menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat istimewa bagi semua pihak, terutama bagi para pemuda Lampung untuk dapat mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persatuan, serta membangun komunikasi yang lebih baik antar sesama.
Arinal menambahkan bahwa pemuda adalah aset berharga bagi bangsa dan daerah, karena di tangan para pemudalah masa depan Lampung berada.
Gubernur Arinal menjelaskan, bahwa pemuda adalah agen perubahan yang memiliki kekuatan, kreativitas, dan inovasi untuk membawa Lampung menuju masa depan yang lebih baik.
“Sebagai agen perubahan, Saya berharap para pemuda dapat terus meningkatkan kualitas diri dan menjadi generasi penerus yang memiliki semangat dan tekad yang kuat”. Pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat KNPI Haris Pertama, dalam sambutannya, beterimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah berkenan hadir pada kegiatan ini.
Haris mengapresiasi pemilihan tema kegiatan yang digagas oleh DPD KNPI Lampung, yakni, “Menyatukan Keberagaman dalam Bingkai Kebhinekaan”.
Menurutnya, pemiliha tema itu menggambarkan realita dalam tubuh KNPI Lampung yang saat ini telah mampu menjadi wadah dari berbagai macam organisasi kepemudaan.
Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardinsyah juga turut mengapresiasi kehadiran Gubernur Arinal pada kegiatan ini.
Menurutnya, selama masa kepemimpinan Gubernur Arinal telah banyak memberikan perhatian kepada pemuda di Provinsi Lampung melalui DPD KNPI Lampung.
Dalan kesempatan ini pula, KNPI memberikan penghargaan kepada Gubernur Arinal Djunaidi, atas dedikasinya sebagai Gubernur Supporting Pemuda Berjaya.
Pemberian penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama Kepada Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, serta didampingi Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah, dan secara langsung diterima oleh Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi.(*)
Lampung
BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.
“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).
Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.
Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.
“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.
Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.
Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.
“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.
Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.
Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.
“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.
Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.
“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.
Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.
Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

