Connect with us

Lampung

Ketua Umum PKDL Berikan Sejumlah Bantuan Sosial Bagi Penyandang Disabilitas

Published

on

Alteripost Pesawaran – Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Riana Sari Arinal menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi penyandang disabilitas dan pengecekan kesehatan dalam kegiatan Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) bertempat di GSG Desa Banjar Negeri, Kecamatan Way Lima, Senin (27/05/2024).

Ketua Umum PKDL Riana Sari Arinal dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian Gubernur Lampung terhadap masyarakat penyandang disabilitas yang ada di Provinsi Lampung.

“Sesuai dengan Program Gubernur dari 33 janji kerja, sudah dilakukan diantaranya memberikan bantuan dan perhatian kepada seluruh masyarakat yang ada di Provinsi Lampung tanpa terkecuali,” ujar Ketua Umum PKDL .

Program Yansos Jejama sudah berjalan sejak 2 tahun yang lalu dengan berkeliling ke 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, memberi bantuan untuk masyarakat disabilitas dan selalu berganti kecamatan.

“Mudah-mudahan program ini dapat terus dilanjutkan, karena memang masih banyak masyarakat di Provinsi Lampung ini yang membutuhkan perhatian dan membutuhkan kasih sayang dari Gubernur,” ujar Ketua Umum PKDL.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PKDL berpesan untuk para keluarga pendamping penyandang disabilitas agar jangan berkecil hati dan untuk tetap semangat.

Bantuan yang diberikan diantaranya kursi roda standar 15 buah, kursi roda 3 in one 1 buah, kursi roda dewasa 1 buah, alat bantu dengar 7 buah, tongkat tripod 3 buah, tongkat netra 1 buah.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pesawaran Sunyoto, menyebutkan bahwa kegiatan pelayanan sosial yang dilaksanakan pada hari ini bukan hanya sekadar bantuan melainkan sebuah pernyataan bahwa Pemerintah mendukung para penyandang disabilitas dalam menjalankan kehidupan mereka.

Sinergi dan kerjasama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah dapat menciptakan dampak positif yang besar bagi masyarakat, karena itu harus pasti bahwa kebijakan yang inklusif dan berpihak kepada warga penyandang disabilitas menjadi kenyataan.

“Mari kita terus berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap masyarakat Pesawaran khususnya penyandang disabilitas, merasa dihargai dan diberdayakan dalam aspek kehidupan,” ujar Bupati Pesawaran (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading