Connect with us

Tulang Bawang Barat

Pisah Sambut Kajari Tubaba, Pj Bupati Firsada Harap Silaturahmi Terus Terjaga

Published

on

Alteripost Tubaba – Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tubaba pejabat lama Sri Haryanto, S.H., M.H., kepada pejabat yang baru Mochamad Iqbal, S.H., M.H. di Aula Rumah Dinas Bupati setempat. Jumat (21/06/2024).

Pisah sambut diselimuti suasana hangat penuh keakraban dan haru ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Tubaba, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kepala Perangkat Daerah Tubaba dan para camat.

Di momen itu, Pj Bupati Firsada mengungkapkan, bahwa rekan-rekan Forkopimda di Tubaba ini luar biasa koordinasinya, bagaimana menghadapi tugas-tugas pemerintahan yang begitu dinamisnya, “Saya harap silaturahmi ini harus kita jaga, sehingga dimanapun dan kapanpun kita mempunyai banyak saudara”.

Lanjut M. Firsada, “atas nama pemerintah dan masyarakat Tubaba mengapresiasi dan berterima kasih kepada Sri Haryanto selama menjadi Kajari di Kabupaten Tubaba. Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Sri Haryanto, yang telah melakukan tugasnya dengan baik, berkolaborasi dengan Forkopimda selama 1 tahun 9 bulan lebih. Semoga pengabdian bapak selama di tubaba mendapat pahala dan ganjaran dalam karir”.

“Kepada Kajari yang baru Mochamad Iqbal, M. Firsada mengucapkan selamat datang. Dirinya berharap sinergi dengan Forkopimda dan Pemkab Tubaba dalam melaksanakan tugas dapat mewujudkan kemajuan daerah Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Selamat datang di Tubaba, Semoga Pak Kajari yang baru bisa betah. Kami pemerintah daerah siap bersinergi dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat di Daerah yang kami cintai ini”. Pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Kajari Tubaba Mochamad Iqbal mengucapkan, terima kasih kepada Pj Bupati serta jajaran dalam menyambut kedatangannya di Tubaba. “Saya ucapkan terima kasih kepak Pak Pj Bupati, jajaran Pemkab, serta rekan-rekan Forkopimda Tubaba yang telah membuat acara pisah sambut ini. Dan izinkan kami se-keluarga agar dapat diterima ditengah-tengah masyarakat, sehingga kedepannya dapat bekerja dengan baik”.

Sementara Sri Haryanto mengucapkan, terima kasih kepada Pemkab Tubaba dan semua pihak atas sinerginya selama menjalankan tugas di Tubaba. “Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba, unsur Forkopimda, termasuk BUMN dan media massa atas bantuan dan dukungan, serta kerjasama yang baik selama ini. Izinkan saya melanjutkan petualangan saya ditempat yang baru”. (Gus).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027

Published

on

Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).

Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.

“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.

Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.

Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.

“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.

Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.

“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.

Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading