Connect with us

Lampung Selatan

Malam Penutupan Lamsel Expo 2024 Sukses, Menyedot Ribuan Masyarakat

Published

on

Alteripost Kalianda – Gelaran Lampung Selatan (Lamsel) Expo 2024 resmi ditutup dan berhasil menarik atensi ribuan masyarakat.

Hal ini terlihat dari antusias pengunjung yang memadati Lapangan Expo Lampung Selatan yang terletak di Kecamatan Kalianda, pada Sabtu malam, (31/8/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 21 hingga 31 Agustus 2024, memberikan kesan luar biasa baik bagi pemerintah setempat, pelaku UMKM, juga masyarakat.

Pasalnya, kegiatan tersebut memberikan euforia baru dengan diramaikannya berbagai kegiatan seperti Pentas Seni Budaya, Grass Track Motocross, Job Fair, Tari Tuping Massal, Jalan Sehat, Lomba Memancing, Festival Band, Bazar UMKM, dan masih banyak lainnya.

Tidak ketinggalan, gelaran Lampung Selatan Expo 2024 itu juga diramaikan dengan band lokal dan artis nasional seperti Salsa Bintan, Pia ex Utopia, dan Jono Joni.

Pada kesempatan itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Dulkahar, selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan Lampung Selatan Expo 2024.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, jika selama pelaksanaan kegiatan tersebut, diperkirakan telah terjadi perputaran ekonomi sebesar 2,3 milyar, dan masih terus bergerak hingga malam penutupan ini.

“Ini bukti nyata bahwa Lampung Selatan Expo yang kita gelar setiap tahunnya, sukses meningkatkan sektor UMKM, sektor pariwisata, dan lainnya. Yang Terpenting adalah bertumbuhnya perekonomian masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan,” jelas Dulkahar.

Di samping itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, dalam sambutannya mengungkapkan, jika berhasilnya gelaran expo ini tidak terlepas dari sinergi dan semangat gotong royong pemerintah daerah juga masyarakat.

“Luar biasa sekali. Patut kita apresiasi. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya meminta maaf kepada elemen masyarakat apabila selama penyelenggaraan masih banyak sekali kekurangan,” ucap Nanang Ermanto.

Selanjutnya, Nanang Berharap, jika dengan digelarnya Lampung Selatan Expo 2024 ini dapat memberikan manfaat hiburan dan juga roda pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.

”Semoga manfaat ini bisa kita rasakan bersama. Sekarang, di puncak akhir ini, mari kita ambyar bersama Jono-Joni,” pungkasnya dengan nada penuh semangat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Dinas Pendidikan Lampung Selatan Siagakan Layanan Pengaduan Selama SPMB

Published

on

Alteripost Kalianda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan secara online dan real-time untuk jenjang SD dan SMP dipastikan berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Seiring proses seleksi yang masih berlangsung, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota yang diterapkan terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.

Menurut Syaifulloh, integrasi sistem pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.

“Sehingga tidak akan terjadi ada sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” kata Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih apabila disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.

Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan.

Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Syaifulloh.

Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.

Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau secara langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.

“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga semua sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” ujar Syaifulloh. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading