Connect with us

Lampung Selatan

Semarak Maulid Nabi, Murid TK Negeri Pembina Kalianda Bagi-bagi Kembang Telur ke Warga

Published

on

Alteripost Kalianda – TK Negeri Pembina Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1446 Hijriah dengan penuh semangat dan kegembiraan, Sabtu (21/9/2024).

Sebagai bagian dari peringatan tersebut, murid TK Negeri Pembina Kalianda menggelar pawai dengan membawa berbagai kreasi kembang telur yang sudah dihias. Sambil pawai, kembang telur kemudian dibagikan kepada tukang ojek, pedagang, dan warga sekitar.

Pawai yang dimulai sekitar pukul 08.10 WIB melintasi ruas jalan Perumahan Khagom Mufakat II (Korpri) menuju Polsek Kalianda dan kembali finis di TK Negeri Pembina Kalianda.

Iringan rebana, musik islami, dan lantunan selawat yang terus menggema membuat semarak suasana pawai memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut.

Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Kalianda, Hj. Mashuri, S.Pd mengatakan, kegiatan pawai tersebut merupakan program rutin setiap tahun dalam rangka memperingati kelahiran Rasulullah.

“Pawai ini memang program kerja TK Negeri Pembina Kalianda. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara guru dan wali murid,” kata Hj. Mashuri kepada media ini, Sabtu (21/9/2024).

Selain itu lanjut Hj. Mashuri, kegiatan pawai itu sekaligus menjadi edukasi bagi anak-anak murid TK Negeri Pembina Kalianda akan pentingnya meneladani akhlak mulia, kesederhanaan, serta kepemimpinan yang penuh kasih sayang dari Rasulullah SAW.

“Harapannya anak-anak dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang gemar bersedekah. Dengan berbagi kembang telur sambil berselawat kepada Rasulullah, mudah-mudahan kita semua menjadi umat yang akan menerima syafaatnya kelak,” ujarnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar

Published

on

Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.

Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.

Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).

Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.

Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.

Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.

“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.

Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading