Lampung
Upaya Pemprov Lampung Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Lampung Tinjau Stabilitas Harga Bahan Pokok di Pringsewu
Alteripost Pringsewu – Penjabat Gubernur Lampung Samsudin didampingi Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan melakukan peninjauan dan monitoring harga bahan pokok di Pasar Gading Rejo, Kamis (03/10/2024).
Dalam kunjungannya, Penjabat Gubernur Lampung Samsudin mengatakan bahwa harga – harga di Pasar Gading Rejo relatif stabil, khususnya pada komoditas yang biasa berpengaruh terhadap inflasi.
“Tidak ada lonjakan-lonjakan yang tinggi dan juga tidak terlalu rendah dan ini juga membangkitkan masyarakat untuk memiliki daya beli yang cukup baik dan itulah yang harus dilakukan pemerintah, menjaga daya beli agar inflasi ini tetap stabil,” ucapnya.
Menurut Samsudin, harga cabai yang biasanya cukup berpengaruh terhadap inflasi di provinsi Lampung juga cukup stabil.
“Pedagang ini menyatakan karena harga cukup stabil tidak ada keluhan karena memang stok barang cukup dan bahkan hampir berlebih dan itu saya minta juga agar tetap dijaga, jangan sampai naik dan kalaupun naik itu sedikit tidak menjadi persoalan tapi jangan sampai masyarakat terasa susah untuk membeli dengan harga yang cukup tinggi,” tegasnya.
Diakhir, Samsudin juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berupaya menjaga stabilitas pangan di Provinsi Lampung.
“September ini inflasi kita memang turun walaupun diatas rata-rata inflasi nasional, tapi tidak terlalu melonjak, kita pun akan menjaga bahwa jangan sampai terlalu tinggi dari nasional ataupun terlalu rendah dari nasional itu harus punya rumus sendiri terkait dengan kestabilan harga di Provinsi Lampung ini,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

