Connect with us

Lampung Selatan

Dinas Kominfo Lamsel Gelar Pelatihan Pembuatan Konten Video Bagi Kelompok Informasi Masyarakat

Published

on

Alteripost Kalianda – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan menggelar pelatihan pembuatan Konten Video bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang digelar di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, Kamis (24/10/2024), serta diikuti anggota KIM sebanyak 60 peserta.

Acara dibuka dengan laporan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah yang menyampaikan tujuan pelatihan pembuatan konten video tersebut.

Anasrullah bilang, kegiatan itu bertujuan agar masyarakat yang berada di desa mendapatkan informasi-informasi yang  berkembang, baik berupa informasi dari pemerintah kepada masyarakat, dari masyarakat kepada  pemerintah maupun dari masyarakat kepada  masyarakat secara aktual.

“KIM bertugas antara lain untuk mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat  dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya,” kata Anasrullah.

Anasrullah juga menyampaikan, maksud dari kegiatan pelatihan pembuatan konten video itu juga agar anggota KIM dapat mengetahui visi, misi, tugas dan fungsi KIM itu sendiri.

“Salah satunya yakni, mengakses informasi dengan melakukan aktivitas untuk mengakses informasi dari berbagai sumber, baik sumber langsung maupun tidak langsung,” ujar Anasrullah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin mengatakan, sebagai lembaga layanan publik yang berperan dalam penyebaran informasi dan pemberdayaan masyarakat, KIM memegang peranan strategis dalam memperlancar arus informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi sangat penting dalam memperkuat kapasitas KIM menghadapi era digital dan menguasai teknologi informasi. Kunci dari kesuksesan sebuah konten adalah kombinasi dari empat elemen, yakni mengedukasi, menginspirasi, meyakinkan, dan menghibur,” ujar Thamrin.

Thamrin berharap, pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta, sehingga nantinya KIM dapat berperan lebih aktif dalam menyebarkan informasi yang benar dan berkualitas kepada masyarakat.

“Pelatihan ini diharapkan mampu mengedukasi dan mempersiapkan anggota KIM agar mampu bertransformasi secara digital, serta menghasilkan video berkualitas yang dapat digunakan untuk mempromosikan potensi daerah, UMKM, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Thamrin.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Teguhkan Nilai Toleransi Lewat Dharma Santi Nyepi

Published

on

Alteripost Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memperkuat nilai toleransi antarumat beragama melalui kegiatan silaturahmi Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 bersama umat Hindu, yang digelar di Aula Pendopo, Lamban Rakyat Lampung Selatan, Kamis (9/4/2026).

Momentum ini menjadi istimewa karena perayaan Nyepi tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan, mencerminkan harmoni kehidupan beragama di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Ketua TP PKK Zita Anjani, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto besreta Ketua DPW Ratna Yanuana.

Turut hadir juga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Darmawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Nyoman Setiawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Erdiyansyah, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Firmansyah.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung Selatan, Made Sugriwa, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap umat Hindu.

Ia menilai kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan menjadi bukti nyata inklusivitas dalam pembangunan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian yang diberikan. Kehadiran pemerintah menjadi bukti bahwa umat Hindu diakui dan menjadi bagian dari pembangunan Lampung Selatan,” ujarnya.

Made Sugriwa juga menyoroti tema Nyepi tahun ini, “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”, yang dinilai relevan dengan kondisi sosial saat ini.

“Momentum Nyepi yang beriringan dengan Ramadan menunjukkan indahnya toleransi dan harmonisasi antarumat beragama di Lampung Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu, sekaligus menegaskan makna Dharma Santi sebagai ruang rekonsiliasi sosial.

“Dharma Santi adalah jembatan hati, manifestasi ajaran luhur untuk merajut kembali persaudaraan,” kata Egi.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Bali di Lampung Selatan yang dinilai mampu menjaga keseimbangan antara modernitas dan nilai tradisi.

“Saya bangga melihat masyarakat Bali yang mandiri, pekerja keras, dan tetap teguh memegang adat istiadat. Inilah kekuatan kita, modernitas dalam bingkai tradisi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya Bali sebagai bagian dari kekayaan daerah sekaligus potensi pengembangan sektor pariwisata.

“Teruslah melestarikan seni dan budaya. Jangan biarkan identitas budaya luntur. Seni budaya Bali adalah kekuatan karakter dan daya tarik wisata Lampung Selatan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Egi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kemajuan tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga oleh kerukunan masyarakat. Mari kita perkuat persatuan demi Lampung Selatan yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Kegiatan Dharma Santi ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarumat beragama, meningkatkan kerukunan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan masyarakat Lampung Selatan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading