Lampung Selatan
Tingkatkan Kompetensi SDM, Pemkab Lamsel Gelar Pelatihan Bagi Pencari Kerja
Alteripost Kalianda – Guna mengatasi angka pengangguran di Bumi Khagom Mufakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengadakan pelatihan berbasis kompetensi diantaranya, pelatihan komputer, servis motor, tata boga, barista dan waiter/waiters.
Kegiatan pelatihan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (30/10/2024).
Adapun kegiatan pelatihan keterampilan tersebut bekerjasama dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kalianda dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Institut Harapan Bangsa.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman menyebut, kegiatan itu diselenggarakan selama 30 hari untuk pelatihan servis motor dan komputer, tata boga 10 hari, barista 5 hari dan waiters 5 hari, yang diikuti peserta sebanyak 102 orang.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan, meningkatkan kompetensi dan sumber daya manusia serta dapat meningkatkan kemampuan diri dan membuka lapangan kerja baru,” kata Badruzzaman saat menyampaikan laporan.
Sementara, Thamrin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Selatan yang telah menginisiasi pelatihan tersebut.
“Dengan memberikan pelatihan keterampilan dibidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan pasar, kita berharap tingkat pengangguran di daerah kita akan menurun dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” kata Thamrin.
Thamrin berharap, kepada seluruh peserta, untuk dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan semangat dan dedikasi penuh. Memanfaatkan kesempatan itu untuk menggali ilmu dan keterampilan baru yang dapat menjadi modal penting dalam perjalanan hidup ke depan.
“Saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi, dan bekerja keras dalam meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Lampung Selatan. Mari kita wujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri, melalui peningkatan keterampilan dan kapasitas diri,” ujarnya. (*)
Lampung Selatan
Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar
Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.
Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.
Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).
Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.
Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.
Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.
“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.
Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

