Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Grebek UMKM Bank Lampung Sapa Pelaku UMKM di PKOR Way Halim

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Bank Lampung menyapa para pelaku UMKM yang ada di areal PKOR Way Halim Bandar Lampung melalui program ‘Grebek UMKM’ yang digelar Minggu (24/11/2024) . Dalam program ‘Grebek UMKM ini, Bank Lampung menggelar sosialisasi tabungan dan Qris Bank Lampung.

Dalam sosialisasi dan edukasi yang dihadiri para pelaku UMKM di PKOR Way Halim tersebut juga dihadiri Kepala Divisi Dana & Jasa Bank Lampung Dino Pramono dan Farid Kasi UPTD PKOR Way Halim.

Dengan tagline ‘Selalu Bersama Anda” Bank Lampung mendorong penggunaan alat pembayaran non tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku UMKM. Dalam kesempatan tersebut Bank Lampung memberikan edukasi kepada pelaku UMKM dan masyarakat yang hadir akan menfaat menggunakan Qris Bank Lampung.

Apa keunggulan Qris Bank Lampung ? Keunggulan yang dimilikinya yaitu Qris Bank Lampung real time. Maksudnya setiap nasabah yang bertransaksi memakai Qris Bank Lampung uangnya langsung masuk ke rekening, tanpa harus menunggu siklus uang masuk dan manfaat Qris ini yang utama adalah untuk menghindari peredaran uang palsu dan uang rupiah tidak layak edar (UTLE).

“Terima kasih kepada para pelaku UMKM yang hari ini telah membuka rekening Bank Lampung dan mendaftar untuk menjadi merchant Qris Bank Lampung. Ini merupakan wujud dukungan terhadap Bank Lampung. Kami pastikan dengan Qris Bank Lampung akan memudahkan dalam bertransaksi,” ujar Dino Pramono.

Dino Pramono juga mengajak merchant Qris Bank Lampung, untuk memanfaatkan layanan L- Smart. Karena banyak ‘cuan’ yang bisa mereka dapatkan.

Lebih lanjut dijelaskan selain memberikan edukasi terkait Qris Bank Lampung,dan sosialisasi tabungan dalam moment ini juga Bank Lampung menyampaikan dukungannya terhadap kemajuan UMKM di Provinsi Lampung melalui kemudahan dalam penyaluran KUR. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading