Lampung
Pj.Gubernur Samsudin Resmi Tetapkan Upah Minimum Provinsi Lampung Tahun 2025
Alteripost Bandar Lampung – Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, telah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung Tahun 2025. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/835/V.08/HK/2024 tanggal 10 Desember 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Lampung Tahun 2025.
Penetapan ini mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025, yang telah ditetapkan pada 4 Desember 2024. Dalam peraturan tersebut, kenaikan upah minimum provinsi ditetapkan sebesar 6,5%, sebagaimana yang telah diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rapat Terbatas di Kantor Presiden.
UMP Lampung tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp2.893.070 per bulan. Angka ini diperoleh melalui musyawarah bersama Dewan Pengupahan Provinsi Lampung, dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025 dan wajib dipatuhi oleh seluruh pelaku usaha di Provinsi Lampung.
Pj. Gubernur Samsudin menegaskan bahwa penetapan UMP ini bertujuan untuk memastikan kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan di Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung berharap keputusan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para pekerja dan tetap menjaga iklim usaha yang kondusif.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Lampung, baik pekerja maupun pengusaha, untuk bersama-sama menjalankan keputusan ini dengan penuh rasa tanggung jawab demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di Provinsi Lampung,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.
Melalui penetapan UMP ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara hak-hak pekerja dan kelangsungan usaha sehingga dapat mendukung kemajuan Provinsi Lampung secara menyeluruh. (*)
Lampung
Ambil Berkas Formulir Pendaftaran Ketua PWI Lampung, Wira Optimis Kembali Terpilih
Alteripost.co, Bandarlampung-
Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung dan Calon Ketua Dewan Kehormatan (DK).
Keduanya tiba di Balai Wartawan Hi Solfian Akhmad sekitar pukul 13.42 WIB yang diterima Tim Penjaringan dan Pendaftaran (TPP) Bakal Calon Ketua PWI Lampung, Senin (19/10/2026).
Wirahadikusumah yang merupakan calon petahana menyatakan kesiapannya untuk kembali maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Provinsi Lampung periode 2026-2031.
Langkah itu diambil sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan pengabdian serta mengevaluasi dan menyempurnakan kerja-kerja organisasi yang sebelumnya telah berjalan.
Wira mengungkapkan, dengan modal kepengurusan pada periode sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi penting demi membesarkan organisasi. Tentunya hal tersebut membuat dirinya optimis untuk kembali melanjutkan program kerja di periode selanjutnya.
Menurut dia, keberlanjutan kepengurusan sangat diperlukan untuk menguatkan marwah organisasi sekaligus mempersiapkan para anggota dalam menghadapi tantangan kemajuan zaman, khususnya di era kecerdasan buatan (AI).
“Saya memastikan pengabdian dan pengawalan ini menjadi calon ketua Provinsi Lampung periode 2026-2031 untuk tetap melanjutkan sebuah pengabdian dan meneruskan kerja-kerja dari organisasi yang tentu belum sempurna dan masih banyak yang harus terus dimajukan serta diperbaiki ke depannya,” kata Wira.
Terkait pertanggungjawaban kinerja periode 2021-2026, ia menegaskan akan menyampaikannya secara transparan pada forum Konferensi Provinsi (Konferprov).
Berdasarkan informasi dari Steering Committee (SC), agenda Konferprov tersebut rencananya akan disusun dan digelar tanggal 30 November hingga 2 Desember mendatang.
“Semua itu akan kami pertanggungjawabkan di Konferensi Provinsi nanti. Momen tersebut juga akan kita jadikan evaluasi bersama untuk melangkah ke depan,” jelasnya.
Selain fokus pada suksesi kepemimpinan daerah, dia juga menyoroti agenda besar nasional yang sudah di depan mata, yakni Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dijadwalkan pada bulan April mendatang.
Dia menekankan, status Lampung sebagai tuan rumah merupakan tanggung jawab kolektif seluruh anggota, bukan perseorangan.
“Ini kerja seluruh anggota untuk bisa menyukseskan Mukernas tersebut, agar kita bisa menjadi tuan rumah yang sukses dan baik. Masyarakat Lampung itu gemar memuliakan dan menerima tamu dengan baik. Kita juga menargetkan untuk bisa meraih prestasi di ajang Mukernas nantinya,” tutupnya.
Sementara, Bakal Calon Ketua DK Periode 2026-2031 Adi Kurniawan juga menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan programnya.
Dia memastikan akan membawa amanah dan PWI Lampung menjadi lebih baik lagi.
“Pada intinya sama dengan yang telah disampaikan Wira. Melalui pemilihan ini, saya dan Wira siap membawa PWI Lampung lebih baik lagi ke depannya,” kata Adi.
Ketua TPP Bakal Calon Ketua PWI Lampung Lukmansyah mengatakan, hingga pukul 15.30 WIB belum ada kandidat lain yang mengambil formulir.
“Sampai dengan pendaftaran hari pertama ditutup hanya satu kandidat Ketua PWI Lampung dan Ketua DK yang mengambil formulir,” jelasnya. (Rls)

