Connect with us

Lampung

Pj. Gubernur Lampung Buka Kompetisi Drone Wonderful Lampung 2024

Published

on

Alteripost Lampung – Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, membuka secara resmi kegiatan Kompetisi Drone Wonderful Lampung 2024, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024, bertempat di Siger Park, Bakauheni Harbour City, Jumat (13/12/2024).

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Pj. Gubernur menyambut baik diselenggarakannya kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) dan Bakauheni Harbour City Project (BHC), yang diikuti oleh para pilot drone dari kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, bahkan dari beberapa daerah di luar Lampung.

“Kegiatan ini menjadi momen yang sangat penting untuk memperkenalkan teknologi drone dalam dunia aero sport di Lampung sekaligus mempromosikan destinasi wisata prioritas di Provinsi Lampung,” ucap Pj. Gubernur.

Pj. Gubernur juga mengatakan, drone atau yang lebih dikenal dengan nama Unmanned Aerial Vehicle (UAV), kini bukan lagi sekadar hobi, melainkan telah berkembang menjadi profesi yang memiliki prospek besar.

Oleh karenanya, dengan digelarnya kompetisi ini, diharapkan menjadi lebih dari sekadar keterampilan ajang adu pilot drone, namun juga merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan dan mengembangkan aero sport di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda yang memiliki minat terhadap teknologi penerbangan nirawak.

Selain itu, menurut Pj Gubernur, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan teknologi drone yang dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, industri, hingga inovasi teknologi lainnya.

“Saya berharap melalui ajang ini, kita dapat memperkuat branding Wonderful Lampung sebagai destinasi wisata yang kaya akan potensi alam, budaya, serta inovasi teknologi yang terus berkembang. Dengan segala kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, Lampung semakin layak untuk dikenal sebagai provinsi yang penuh dengan inovasi dan keindahan yang mempesona,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan mempopulerkan aero sport dan kompetisi drone kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki minat di bidang teknologi terbang nirawak.

Kemudian, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan teknologi drone, terutama di sektor pariwisata, industri, dan pendidikan.

Selanjutnya, adalah untuk mempromosikan Wonderful Lampung sebagai destinasi wisata unggulan yang semakin berkembang dalam bidang teknologi dan pariwisata.

“Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Provinsi Lampung dalam mendukung inovasi dan perkembangan teknologi terbang nirawak di tingkat nasional,” ungkap Achmad Saefulloh.

Kepala Dinas komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh juga menerangkan bahwa kompetisi kali ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu : Video Drone Competition, Fun Race Whoop/Micro/Drone Challenge, dan Fun FPV Freestyle Competition.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Lampung, Organisasi Vertikal, perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, komunitas drone lokal maupun nasional, serta pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum sejumlah 50 (lima puluh) orang perserta tanpa dipungut biaya pendaftaran (gratis).

Lokasi kegiatan diselenggarakan di Siger Park, yang kini dikenal dengan nama Bakauheni Harbour City (BHC), Bakauheni Lampung Selatan.

“Kawasan ini merupakan destinasi prioritas Provinsi Lampung yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata unggulan. Semoga kompetisi ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan teknologi dan sektor pariwisata di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Adapun perwakilan dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Ilham, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kompetisi drone pertama yang digelar di Lampung oleh APDI berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan BHC.

“APDI Sangat mendukung dan ini memang harus kita apresiasi, kerjasama ini merupakan kolaborasi yang memang APDI inginkan, bukan hanya sebagai media edukasi, tapi kita bisa kolaborasi dengan instansi pemerintahan, khususnya di bidang pertanian dan pertahanan,” ucapnya.

Ilham juga mengungkapkan bahwa saat ini drone balap sudah masuk kedalam cabang olahraga dan diperlombakan di Pekan Olah Raga Nasional.

“Drone saat ini sudah masuk dalam cabang olahraga, semoga dengan kegiatan ini Lampung bisa memilikin pilot drone yang handal dan dapat masuk kompetisi nasional, apalagi saat ini pilot FPV drone untuk pertahanan baru hanya ada 5 orang seluruh Indonesia, jadi potensinya masih sangat besar, dan kami sekali lagi dari APDI mengucapkan terimakasih karena sudah diundang pada kegiatan ini,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut Pj. Gubernur juga meninjau beberapa tempat di kawasan Bakauheni Harbour City, diantaranya adalah Menara Siger, Masjid BSI, Pusat Food court dan UMKM. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Festival Krakatau 2026 Semarak, Budaya Lampung Bergema Lewat Tapis Karnaval

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melakukan flag off sebagai tanda dimulainya Lampung Tapis Karnaval dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).

Karnaval diawali dengan defile pasukan berkuda yang langsung menarik perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi rute karnaval untuk menyaksikan kemeriahan parade budaya tersebut.

Lampung Tapis Karnaval melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, TNI dan Polri, sekolah negeri maupun swasta, atlet dan pemuda berprestasi tingkat nasional dan internasional, hingga organisasi kemasyarakatan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran semangat kebersamaan dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat luas.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Festival Krakatau tidak sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga adat dan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Lampung.

“Insya Allah Festival Krakatau hari ini akan menjadi sarana kita untuk ikut melestarikan adat, melestarikan budaya, menambah kekuatan, dan terutama mempersatukan kita bahwa Provinsi Lampung bersatu, damai, rukun, dan tenteram,” ujar Gubernur.

Lampung Tapis Karnaval menempuh rute dari Tugu Adipura, Jalan Kartini, Jalan Sukma, Jalan Pangkal Pinang, Jalan Raden Intan, Jalan Tulang Bawang, hingga berakhir di Jalan Sriwijaya, kawasan Lapangan Saburai.

Sepanjang rute, masyarakat terlihat antusias menyaksikan beragam penampilan dan parade peserta. Kepadatan warga di sepanjang jalur karnaval semakin menambah semarak pelaksanaan Festival Krakatau 2026.

Karnaval tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan tapis sebagai salah satu warisan budaya sekaligus identitas Lampung melalui kemasan kegiatan yang kreatif, meriah, dan melibatkan masyarakat secara luas.

Festival Krakatau Hadirkan Beragam Kegiatan

Festival Krakatau 2026 telah berlangsung sejak 25 Agustus dan mencapai puncaknya pada 30 Agustus 2026. Selama pelaksanaannya, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum.

Sejumlah agenda yang digelar di antaranya Krakatau Festival Kuliner, Krakatau Kopi Expo, modern dance, festival band, zumba dance, coffee battle, Seruit Battle, Krakatau Run, hingga Karnaval Festival.

Rangkaian Festival Krakatau 2026 kemudian ditutup dengan Pesona Kemilau Krakatau. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Festival Krakatau sebagai ruang promosi budaya, kreativitas, pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif daerah.

Di sela kegiatan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Festival Krakatau bukan hanya agenda pemerintah, melainkan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Ini bukan hanya acara pemerintah, ini adalah acara bersama, acara semua komunitas, tokoh adat dan semua elemen masyarakat. Semuanya semangat untuk menunjukkan bahwa inilah budaya Lampung yang terdiri dari ragam marga dan budaya dan di sini kita berkumpul menjadi satu,” kata Mirza.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam Festival Krakatau menjadi salah satu hal yang membanggakan. Ia menilai kehadiran pelajar, mahasiswa, dan anak muda lainnya menunjukkan bahwa Lampung memiliki sumber daya manusia yang besar sekaligus memiliki kepedulian terhadap budaya daerah.

“Tadi kita lihat hampir semua anak-anak muda, baik SMA, mahasiswa. Ini menunjukkan kita punya SDM yang banyak, SDM yang semangat dan cinta dengan budaya Lampung,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading