Lampung
Pj Gubernur Lampung Tinjau Pelaksanaan Tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Alteripost Pesawaran – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, meninjau pelaksanaan Test Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berlangsung di Graha Adora Lampung, Jumat (13/12/2024).
Dalam penyelenggaraannya, Tes dilaksanakan untuk mengisi total 6.873 formasi yang terdiri atas PPPK Kesehatan (110 formasi), PPPK Teknis (4.696 formasi), dan PPPK Guru (2.067 formasi).
Sebanyak 5.927 pelamar mengikuti seleksi kompetensi, dengan rincian PPPK Kesehatan (34 peserta), PPPK Teknis (4.482 peserta), dan PPPK Guru (1.411 peserta).
Lokasi ujian tersebar di dalam dan luar Provinsi Lampung. Di Provinsi Lampung, ujian dilaksanakan di Graha Adora Lampung mulai Kamis, 12 Desember, hingga Selasa, 17 Desember 2024 dengan jumlah peserta di lokasi ini mencapai 5.870 orang, terdiri atas PPPK Kesehatan (34 peserta), PPPK Teknis (4.439 peserta), dan PPPK Guru (1.397 peserta).
Sementara itu, ujian di luar Provinsi Lampung digelar di beberapa tempat. Di Kantor Regional V BKN Jakarta, ujian berlangsung pada Sabtu, 7 Desember 2024, dengan peserta PPPK Teknis sebanyak 42 orang, yang merupakan pelamar dari Badan Penghubung Provinsi Lampung di Jakarta.
Selain itu, pada lokasi Sahid Raya Hotel dan Convention Yogyakarta, pelaksanaan ujian diadakan pada Senin, 16 Desember 2024, dengan dua peserta, masing-masing satu dari kategori PPPK Guru dan PPPK Teknis.
Dalam seleksi ini juga terdapat 13 pelamar PPPK Guru yang berstatus pelamar prioritas (P1). Mereka adalah pelamar yang telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK Guru tahun 2021 di Instansi Daerah, dimana sebagai pelamar prioritas, mereka tidak perlu mengikuti seleksi kompetensi dan langsung mengisi formasi sesuai dengan jabatan yang dilamar. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

