Ruwajurai
Organisasi Pers Taring Lampung Salurkan Nasi Kotak di Jumat Berkah
Alteripost Bandar Lampung – Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Daring) atau disingkat Taring Lampung, salurkan nasi kotak di Tugu Adipura Bandar Lampung, Jumat (17/1/2025).
Penyaluran nasi kotak dilakukan pengurus dan anggota organisasi yang dikemas lewat program ‘Taring Peduli Berbagi’, disambut baik oleh masyarakat di kota berjuluk Tapis Berseri itu.
Ketua Taring Lampung Yusmart DS, mengaku penyaluran sejumlah nasi kotak itu guna membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan makanan bergizi.
“Membagikan nasi kotak kepada masyarakat kurang mampu hari ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Taring kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar dia usai kegiatan.
Sasaran penerima program tersebut, katanya, seperti pemulung, ojek daring, juru parkir, tukang becak, dan masyarakat kurang mampu lainnya yang melintas di Tugu Adipura ini,” katanya.
“Kami sangat bersyukur para penerima program Taring Peduli Berbagi, menerimanya dengan penuh suka cita. Semoga makanan tersebut membantu mereka,” ujarnya.
Menurut Pemimpin Redaksi Smartnews.Id itu, program tersebut akan terus digulirkan Taring Lampung dengan menyasar masyarakat di sudut-sudut Kota Bandar Lampung.
Kesempatan itu ia juga mengajak stakeholder di Provinsi Lampung dapat mendukung sekaligus ikut serta dalam program yang dilakukan Taring Lampung di Sai Bumi Ruwa Jurai.
Turut hadir Wakil Ketua I, Slamet Hendri Tjaja; Sekretaris, Asmarani; Bendahara, Arta Meikty Fora Sihotang; Wakil Sekretaris, Zaldi Ferdian; serta pengurus bidang-bidang pada Taring. (*)
Bandar Lampung
Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan
Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).
Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.
Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.
Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.
“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

