Lampung Selatan
Nobar di GWH Meriah, Warga Kalianda Rayakan Kemenangan Timnas
Alteriost Kalianda – Sorak sorai kemenangan menggema di Gedung Olahraga Way Handak (GWH), Kalianda, saat ratusan warga menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia vs Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Rabu (26/3/2025).
Acara yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan ini berlangsung meriah, terlebih setelah Timnas Indonesia memastikan kemenangan tipis 1-0 pada laga tersebut.
Puncak kemeriahan terjadi di menit ke-24, ketika Ole Romeny berhasil menjebol gawang Bahrain. Sorak sorai warga pun kembali bergemuruh, bahkan ada yang menyalakan flare. Ole Romeny menjadi pahlawan kemenangan Garuda berkat gol semata wayangnya.
Acara nobar juga dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda Lampung Selatan, Penjabat Sekretaris Daerah, Intji Indriati dan para kepala perangkat daerah di lingkup Pemkab setempat.
Panitia menyiapkan giant screen dan sound system untuk memberi kenyamanan warga yang hadir. Panitia juga menyiapkan doorprize menarik bagi warga yang beruntung.
Selain sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia yang berjuang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kegiatan nobar juga menindaklanjuti tingginya animo masyarakat yang disampaikan melalui media sosial Instagram maupun WhatsApp.
“Acara ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM, yang ada di sekitar lokasi nobar,” kata Bupati Egi usai nobar bersama warga di GWH, Selasa malam.
Bupati Egi juga mengapresiasi antusias dan semangat peserta nobar untuk memberi dukungan kepada Timnas Indonesia yang berjuang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Saya senang sekali melihat antusias masyarakat tadi, kedepan acara seperti ini akan kita giatkan lagi,” kata Bupati Egi.(*)
Lampung Selatan
Dinas Pendidikan Lampung Selatan Siagakan Layanan Pengaduan Selama SPMB
Alteripost Kalianda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan secara online dan real-time untuk jenjang SD dan SMP dipastikan berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Seiring proses seleksi yang masih berlangsung, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.
Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.
Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota yang diterapkan terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.
Menurut Syaifulloh, integrasi sistem pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.
“Sehingga tidak akan terjadi ada sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” kata Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih apabila disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.
Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan.
Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Syaifulloh.
Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.
Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau secara langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.
“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga semua sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” ujar Syaifulloh. (*)

