Connect with us

Lampung Selatan

Momen Hangat Idulfitri, Bupati Egi Temui Warga di Open House Perdana

Published

on

Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (Egi) pertama kali mengadakan acara open house di rumah dinas bupati setempat, di Kalianda. Open house dalam rangka Idulfitri 1446 Hijriah ini dihadiri pejabat dan masyarakat umum.

Ini merupakan open house pertama Bupati Egi sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Dari pantauan, open house dimulai pukul 09.00 WIB, pada Senin, 31 Maret 2025.

Antusias masyarakat menuju rumah dinas terlihat sejak pagi usai pelakasanaan salat Idulfitri. Mereka datang dari berbagai kecamatan untuk bertemu langsung Bupati Lampung Selatan.

Acara open house yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, semakin mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Lampung Selatan.

Masyarakat yang hadir pun disambut dengan ramah oleh Bupati Lampung Selatan, Egi dan Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar beserta jajaran pemerintah daerah. Acara ini menjadi momentum dalam menikmati suasana kebersamaan yang penuh keakraban.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran masyarakat yang turut memeriahkan acara tersebut.

“Open house ini adalah bentuk kebersamaan dan kedekatan antara pemerintah dengan rakyat. Kami ingin masyarakat merasa memiliki dan terlibat dalam pembangunan daerah,” ucap Egi.

Selain jamuan makanan khas daerah, acara juga diisi dengan hiburan dan ramah tamah. Beberapa warga yang hadir mengaku senang dan bersyukur bisa bertemu langsung dengan pemimpin daerah mereka.

“Ini kesempatan langka bagi kami untuk bisa bertatap muka dan berbincang langsung dengan orang nomor satu di Lampung Selatan. Kami sangat senang dan berharap acara seperti ini bisa terus diadakan,” ujar Dewi, salah satu warga dari Kecamatan Penengahan yang hadir.

Acara open house tersebut diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat, serta menjadi ajang komunikasi yang lebih dekat dan terbuka bagi semua pihak. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga

Published

on

Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.

Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.

Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.

Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.

“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.

Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.

Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.

“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.

Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.

Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.

Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading